17:00 . Pertamina MoU dengan Kejaksaan di Jatimbalinus untuk Kawal Proyek Strategis Nasional   |   15:00 . Dengan Khataman dan Tumpengan, blokTuban.com Resmi Tempati Kantor Baru   |   14:00 . Tugas FKUB Rawat Toleransi   |   13:00 . Bupati Huda Target Graha Dwidja PGRI Telurkan Program Pendidikan   |   12:00 . Bawaslu Temukan 33 Napi Belum Masuk DPT, Ini Penjelasan KPU   |   07:00 . Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Sperma Encer dan Solusinya   |   17:00 . Operasi Yustisi 33 di Grabagan, Pelanggar Prokes Disidang   |   15:00 . Bawaslu Beber Potensi Kerawanan Pilkada 2020   |   14:00 . Kesetrum Jebakan Tikus, Warga Sembungrejo Ditemukan Meninggal Dunia   |   13:00 . Sempat Kejar-kejaran, Selep Padi Keliling Disita Satpol PP   |   12:00 . Biaya Mengobati Covid-19 Mahal, Mencegah Jauh Lebih Murah   |   11:00 . Kultur Anti Suap di SKK Migas Melalui SMAP   |   07:00 . Tubuh Semakin Lelah Setelah Tidur Siang, Apa Penyebabnya?   |   18:00 . Vaksinolog: Selain Vaksin, Disiplin 3M Efektif Cegah Penularan Covid-19   |   17:00 . CSR Kilang Tuban Cakup Penghijauan, Asuransi Nelayan dan Fasilitas Ibadah   |  
Wed, 25 November 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 24 October 2020 13:00

Konferwil 2 AMSI Jatim

Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita

Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita

Reporter: M. Nur Rofiq

blokTuban.com - Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers, Agus Sudibyo memaparkan permasalahan media siber menghadapi permintaan take down pemberitaan.

Menurutnya, secara teori, tidak ada pihak manapun yang boleh memaksa redaksi mencabut berita atau menurunkan berita semena-mena (sepihak). Namun secara praktik, tergantung kebijaksanaan redaksi masing-masing.

[Baca juga: Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati ]

"Tapi tentu Dewan Pers menghargai kalau media bisa menyelesaikan sendiri sesuai UU Pers itu lebih bagus. Tapi jangan sampai karena tekanan eksternal, kalau itu terjadi lama-lama akan mengancam kemerdekaan Pers," jelas Agus Sudibyo dalam diskusi media siber yang dimoderatori Pemred TIMES Indonesia, Yatimul Ainun, di Konferwil AMSI Jatim 2, Sabtu (24/10/2020).

Ia menegaskan, redaksi boleh menolak permintaan take down berita dikecualikan untuk pemberitaan yang berbau SARA, pemberitaan yang merendahkan harkat dan martabat perempuan, pemberitaan yang tidak melindungi identitas anak-anak di bawah umur yang menjadi pelaku tindakan melanggar hukum tertentu.

"Jadi dimungkinkan proses pencabutan berita kalau terkait dengan hal di atas. Tapi itupun tidak semena-mena, tidak langsung, itu melalui mekanisme penyelesaian sengketa," tandasnya.

Senada, CEO Tirto.id, Sapto Anggoro membenarkan hal tersebut. Maka, penting adanya diskusi antara jajaran redaksi baik editor hingga redaktur pelaksana yang akan mempertimbangkan cover both side dan kelengkapan data sebelum berita benar-benar diturunkan. Ia juga menceritakan pengalaman menurunkan berita. Antara lain berita soal kasus korupsi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : konferwil, amsi, jatim



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more