18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kepala Dinsos Ancam Sanksi Tegas Pendamping Program Sosial yang Tak Netral

bloktuban.com | Thursday, 22 October 2020 08:00

Kepala Dinsos Ancam Sanksi Tegas Pendamping Program Sosial yang Tak Netral

Reporter : Khoirul Huda

blokTuban.com - Indikasi banyaknya pendamping program sosial, salah satunya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak netral, membuat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) angkat bicara.

Plt Kepala Dinsos P3A Joko Sarwono mengancam akan memberikan sanki tegas jika ada pendamping atau SDM lain di dalam program sosial yang menyimpang.

‘’Saya sudah beri arahan sesuai kode etik mereka dan korkab saya tugasi untuk melakukan monitoring ke masing-masing korcamnya,’’ ujar Joko Sarwono, Kamis (22/10/2020).

Sebelumnya, lanjut Joko, saat kasus dugaan penyimpanganyag dilakukan sjeumlah pendampingf PKH di sejumlah kecamatan itu, pihaknya menghubungi korkab. Dia minta untuk  seluruh SDM PKH dikumpulkan. 

‘’Saya minta mereka ya tentunya sesuai rel tugasnya dalam bekerja,’’ tambahnya.

Bahkan, Asisten 1 pemkab ini juga berniat membuat surat edaran (SE) untuk semua SDM yang ada di dinas yang dia pimpin. Isinya di antaranya tentu tentang kode etik dan bagaimana para SDM dinas ini bersikap dalam pilkada.

‘’SE belum saya buat. Tentunya kalau ada yang melanggar sanksinya sesuai ketentuan yang ada,’’ katanya.

Sementara Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Arif Hidayatullah mengatakan, akan mengawasi korcamnya sesuai dengan arahan Dinsos P3A. Dia juga mengakui kalau ada yang menyimpang sanksi tegas menunggu.

‘’Aturannya memang demikian,’’ ungkapnya.

Sekadar diketahui, korcam dan pendamping PKH di sejumlah kecamatan diduga menyimpang dan melampauai kewenangannya. Sebab, para korcam dan pendamping ini mengarahkan para penerima program untuk memilih pasangan tertentu pada pilkada nanti.

Sebagai program sosial yang dibiayai APBN, termasuk gaji para korcam dan pendamping adalah dari uang negara, maka tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik tertentu. Sehingga, apa yang dilakukan pendamping dan korcam tersebut bisa masuk pelanggaran dan bisa masuk pidana pemilu.[hud/ono]

 

Tag : bantuansosila, pkh, dinassosial, netral



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more