13:00 . Wisata Pantai Cemara Sugihwaras Ditutup Polisi   |   07:00 . Tak Hanya Buat Masak, Kayu Manis Ternyata Bisa Menutrisi Rambut   |   00:00 . Kades Berharap Sahabat Pertamina Berlanjut dan Ditingkatkan   |   23:00 . Sinkronisasi Program Sahabat Pertamina, Hadirkan 3 Desa di WIlayah Operasi   |   17:00 . SIG Pasok Beton untuk Konstruksi Lantai Industri   |   16:00 . Pemkab Bantu Air Bersih Tiga Desa di Parengan   |   15:00 . Hadirkan Tiga Paslon, PWI Tuban Gelar Diskusi Politik Pilkada Disiarkan Live Streaming   |   14:00 . EGM Pertamina Cek Layanan MyPertamina di SPBU   |   12:00 . FEATURE: Cerita Wali Kota Batu Betapa Lesunya Wisata Saat Covid-19   |   11:00 . Polisi di Tuban Beri Reward Paket Imun Booster Bagi pengendara Yang Tertib Lalulintas   |   10:00 . Aksi Duta Gemarikan Menjaga Cita-cita Anak Pesisir   |   07:00 . Musim Hujan, Waspadai 4 Penyakit Kulit Berikut   |   09:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |  
Tue, 27 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 14 October 2020 13:00

27 Pesantren dan Madin di Tuban Terima Bantuan Operasional Pendidikan

27 Pesantren dan Madin di Tuban Terima Bantuan Operasional Pendidikan

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Berkat usulan anggota DPR RI, Ratna Juwita Sari, sebanyak 27 pondok pesantren, madrasah diniyah dan TPQ di Kabupaten Tuban telah menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Bantuan yang bersumber APBN disalurkan melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Awalnya Ratna mengusulkan 50 lembaga di Bumi Wali mendapatkan BOP, tetapi hanya terealisasi 27 lembaga. Penyalurannya 11 lembaga pada tahap 1 dan 16 lembaga di tahap 2, Rabu (14/10/2020).

"Kegiatan penyaluran bantuan operasional tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program PKB bersama pesantren menghadapi Covid-19. Mengingat pesantren saat ini cukup rentan, sehingga harus didampingi dan dilindungi," terang Ratna Juwita Sari kepada blokTuban.com.

Program ini adalah kebijakan terbaru DPP PKB yang baru saja diluncurkan oleh Ketua Umum Gus Abdul Muhaimin Iskandar Senin kemarin. Ketua LPP DPC PKB Tuban cepat merespon dan mensukseskannya.

Berkat perjuangan PKB telah dilahirkan UU No.18 tahun 2019 tentang Pesantren. Salah satu amanat UU tersebut adalah pemerintah harus mengalokasikan Dana Abadi Pesantren.

“Karena ini mandatory, dijamin UU Pesantren, maka pemerintah wajib mengalokasikan Dana Abadi Pesantren dalam APBN. Sebagai salah satu anggota Banggar, saya akan memperjuangkannya," serunya.

Lebih dari itu, pesantren juga tetap harus ditopang dengan BOP, agar dapat melindungi para santri, ustadz dan kiai dari ancaman corona. BOP Pesantren ini penting untuk bertahan dari ancaman pandemi. BOP juga bisa diperlakukan sebagai kebijakan transisi sampai akhirnya Dana Abadi Pesantren di alokasikan dalam APBN secara permanen setiap tahun.

Besaran BOP ini nilanya bervariasi. Untuk Madin dan TPQ besarnya sama yaitu Rp10 juta. Sedangkan Pesantren dengan santri kurang dari 500 orang dapat Rp25 juta. Pesantren dengan santri 500-1500 orang mendapat Rp40 juta dan pesantren dengan lebih dari 1.500 santri dapat Rp45 juta.

"Penerima BOP ini sudah mendapat rekomendasi PCNU, memiliki NSIP dan memiliki jumlah minimal santri," imbuhnya.

Program BOP yang direncanakan setiap tahun ini, tertunda di 2021 karena ada kegaduhan dan muncul wacana dihapus. Dengan adanya BOP ini, pesantren bisa merasakan kehadiran negara.

"Selama pandemi semua pesantren di Bumi Wali mulai kecil, sedang, besar terdampak sehingga sangat butuh BOP," tegasnya.

BOP pesantren, lanjut Ratna banyak sekali jalur distribusinya. Disayangkan pula ada kabar potongan untuk penerimaan BOP oleh oknum tertentu, sehingga di Tuban Ratna menegaskan tidak ada potong semacam itu.

Sebagaimana diketahui, jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 340.622 kasus, setelah mendapatkan tambahan sebesar 3.906 kasus pada 13 Oktober 2020. Ancaman corona juga menghantui pondok pesantren yang selama ini tidak didukung dengan fasilitas kesehatan dan hunian sesuai dengan protokol yang ada. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : madin, pesantren, bantuan operasional pendidikan, bop, madin tuban, bantuan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more