18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Polisi Tuban Bagi Masker dan Bunga di Tengah Kerumunan Pendemo

bloktuban.com | Thursday, 08 October 2020 14:00

Polisi Tuban Bagi Masker dan Bunga di Tengah Kerumunan Pendemo

 

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Aksi penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang disahkan DPR RI terjadi di Kabupaten Tuban, Kamis (8/10/2020). Tiga kelompok massa demo bergantian di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban.

Aliansi mahasiswa Cipayung dan masyarakat Tuban datang lebih awal. Disusul kelompok mahasiswa PMII dan terakhir serikat buruh dan pegiat lingkungan Tuban.

Kerumunan massa tak terbendung, meskipun polisi sejak awal memberi imbauan untuk taat pada protokol kesehatan. Bentrok terjadi dua kali di tengah kerumunan massa. Bahkan ada pendemo yang sempat melempar sandal ke arah polisi.

Untuk mendinginkan massa ada beberapa langkah yang dilakukan polisi kepada pendemo. Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, Polwan berkalung surban putih ditaruh di garda depan pendemo bersama-sama membaca Asmaul Husna.

"Tujuannya untuk mendinginkan situasi. Asmaul Husna adalah nama-nama yang mulia dengan dibacakan kami harap bisa kondusif dan tidak mudah terprovokasi," ujar Kapolres Ruruh kepada blokTuban.com di sela aksi di Ka4ntor DPRD Tuban.

Ruruh menerjunkan 380 polisi untuk mengamankan aksi kali ini. Selain mendengungkan Asmaul Husna, polisi juga membagikan masker, permen, roti dan air mineral kepada pendemo. Tujuannya mendinginkan suasana semata.

"Kami tetap waspada jika da penyusup. Sejauh ini dugaan penyusup nihil," tegas mantan Kapolres Madiun itu.

Di tengah pandemi, berkumpulnya massa telah diantisipasi oleh polisi. Di lapangan bagi pendemo yang tidak memakai masker, langsung dibagikan masker. Sekaligus diimbau untuk jaga jarak satu dengan yang lain.

Sebagaimana diketahui, pendemo ditemui langsung oleh Ketua DPRD Tuban, Miyadi. Petisi mahasiswa ditandatangani Miyadi kemudian DPRD juga mengeluarkan rekomendasi pencabutan UU Ciptakerja setelah didesak buruh.

Ketua FSPMI Tuban, Duraji menambahkan, dalam Uu Omnibuslaw disisi pesangon pekerja yang dulunya 32 kali diganti menjadi 25 kali. Dari 25 kali tersebut enam kali pesangonnya ditanggung oleh pemerintah.

"Hal ini kurang logis disaat Pemerintah menghadapi pandemi tapi harus menanggung beban kapitalis. Padahal pesangon beban pengusaha, tapi kenapa perusahaan bisa membebankan ke negara," jelas Duraji yang merangkap sebagai Korlap. [ali/lis]

Tag : Polisi, masker



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more