18:00 . Harry Susanto Jadi Ketua DPC Gerindra Tuban Gantikan Tri Astuti   |   17:00 . Pohon Tumbang Akibat Hujan Disertai Angin Tutupi Akses Jalan Jatirogo-Bulu   |   16:00 . Pemkab Tuban Belum Miliki Data Kemitraan UMKM dan Perusahaan   |   15:00 . Teror Anjing Liar di Tambakboyo, 13 Ekor Kambing Mati Diterkam   |   14:00 . Kartar Tunas Muda Kedungsoko Tetap Berkarya di Tengah Pandemi   |   13:00 . Keluarga Sepakat Jenazah Dimakamkan Protokol Covid-19   |   12:00 . Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19   |   08:00 . 7 Rumah Sakit Ajukan Plasma Konvalesen di PMI Tuban   |   07:00 . Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak   |   12:00 . Kecelakaan di Pakah-Soko, Pemotor Meninggal, Mobil Pengisi ATM Terbalik   |   11:00 . Jalan Pantura Ditanami Pisang   |   08:00 . Pekerja Industri Mulai Donorkan Plasma Konvalesen di PMI   |   07:00 . Usai Divaksin, Bisakah Penerima Tularkan Covid-19??   |   17:00 . 6 Jenis Pohon Ini Ditanam di Pantai Semilir   |   16:00 . Tak Segan Putus Kontrak Supplier Jika Pasok Beras BPNT Jelek   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Demo Tolak Omnibus Law

Mahasiswa, Buruh dan Pegiat Lingkungan Tuban Turun Jalan Menolak Omnibus Law

bloktuban.com | Thursday, 08 October 2020 12:00

Mahasiswa, Buruh dan Pegiat Lingkungan Tuban Turun Jalan Menolak Omnibus Law

Reporter : Ali Imron/Nidya M

blokTuban.com - Gelombang penolakan Omnibus Law terus meluas di daerah. Kawasan bundaran Patung Letda Soetjipto dan gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Tuban dipenuhi demonstran hari ini, Kamis (8/10/2020). Massa aksi berasal dari berbagai elemen seperti buruh, pegiat lingkungan dan mahasiswa di Kabupaten Tuban. 

Massa pertama datang dari Aliansi Mahasiswa Cipayung pukul 10.15 Wib. Ratusan massa mahasiswa ini berkumpul dan orasi di depan kantor DPRD sisi timur.

Kemudian massa mahasiswa dari PMII yang berkumpul di selatan bundaran patung Letda Soecipto yang berangkat dari Graha PMII.

Ketua PC PMII Tuban, M Chanif Muayyad mengatakan,  dengan adanya UU Cipta Kerja, DPR dan Pemerintah telah memfasilitasi kepentingan monopoli ekonomi korporasi dan oligarki yang dilegalkan dalam UU Cipta Kerja bukan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. 

“Untuk itu, PMII menolak keras UU Cipta Kerja, dan PB PMII mengintruksikan PMII Se-Indonesia untuk melakukan aksi penolakan UU Cipta Kerja,”ungkap Chanif. 

Massa terakhir datang dari serikat buruh yang tergabung dalam FSPMI dan pegiat lingkungan Tuban Darurat Agraria yang menamakan diri dalam Gerakan Rakyat Melawan (Geram). Sebelumnya, mereka berangkat menggunakan motor dikomando dengan mobil dilengkapi pengeras suara. Rute perjalanan mereka start Lapangan Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, jalur Pelabuhan Semen Indonesia pabrik Tuban, jalan Pantura, Jalan Teuku Umar dan finish kantor DPRD.

Sesuai dengan surat aksi, kedua kelompok Geram dan PMII ini bergerak setelah disahkannya Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI dan Pemerintah, pada tanggal 5 Oktober 2020 di Senayan Jakarta.

Buruh dan pegiat lingkungan menuntut Omnibus Law Cipta Kerja untuk dicabut. Sedangkan mahasiswa PMII aksi serentak penolakan UU Omnibus Law.

Pantauan di lokasi, masing-masing korlap aksi terus berorasi membakar semangat massa yang datang. Data dari Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, kali ini Polres Tuban menerjunkan sebanyak 380 personil.

Massa sempat ditemui Ketua DPRD Tuban, Miyadi. Setelah menandatangani petisi yang dibawa demonstran, Dia berjanji akan menyampaikan tuntutan massa ke DPR RI hingga ke Presiden Joko Widodo. "Terserah apa mau saya yang mengirimkan (petisi), atau mau dikirimkan sendiri," jelas Miyadi. [ali/nid] 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : demo, omnibuslaw, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more