17:00 . Peduli Korban Bencana NTT, IMM Tuban Galang Bantuan Kemanusiaan   |   16:00 . Sekelompok Pendekar Diduga Rusak Dua Motor di Jenu   |   14:00 . Ikut Turnamen Karate Internasional, Dua Atlet KRC Tuban Raih Medali Perak   |   13:00 . Siswa-Siswi Panyuran Berwisata Edukasi ke Sentra Kerajinan Gerabah Ngadirejo   |   11:00 . Bersih Desa dan Megengan, Tradisi Warga Tuban Sambut Ramadan   |   07:00 . Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun   |   17:00 . Antisipasi Hal Buruk, Puluhan Senapan Angin Perbakin KONI Dicek Polisi   |   16:00 . Digoyang Lindu, Warga Pinggiran Tuban Selatan Sempat Histeris   |   15:00 . Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Siswa SD di Plumpang Ikuti Trauma Healing   |   14:30 . Warga Tuban Rasakan Gempa   |   11:00 . BNNK: Baru Satu Tempat Karaoke Gelar Tes Urine Mandiri   |   10:00 . Dari Kanor - Rengel, akan Berlanjut Jembatan Kedewan - Kenduruan   |   09:00 . Kapasitas Jabung Ring Dyke Tuban 30,4 Juta Liter Air   |   07:00 . Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh   |   17:00 . Sempat Putus Asa, Penyandang Difabel Ini Kembali Semangat setelah Mendapat Kaki Palsu   |  
Sun, 11 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dekat Musala, Sarang Tawon di DPRD Tuban Dievakuasi

bloktuban.com | Tuesday, 06 October 2020 08:00

Dekat Musala, Sarang Tawon di DPRD Tuban Dievakuasi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali mengevakuasi sarang tawon Vespa Avinis yang berada di lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Tuban, Senin (5/10/2020) sore.

Sarang tawon berukuran kurang lebih 25 centimeter dan panjang 40 centimeter tersebut dievakuasi oleh petugas BPBD dengan cara dibakar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto mengatakan, sebelumnya  Kantor Mako BPBD Tuban menerima laporan adanya sarang tawon Vespa Avinis di dalam lingkungan Kantor DPRD Tuban dan meminta bantuan untuk segera dievakuasi.

"Kami menerima laporan bahwa ada sarang tawon Vespa Avinis di dalam lingkungan Kantor DPRD Tuban," terang Yudi Irwanto.

Dia menambahkan, keberadaan sarang tawon tersebut berada di atas pohon yang dekat dengan musala, sehingga meminta agar segera dievakuasi. Sebab, ditakutkan tawon-tawon tersebut akan mengganggu dan menyerang orang dilokasi.

"Lokasi sarang tawon berada dekat dengan musala di lingkungan Kantor DPRD Tuban. Ditakutkan tawon tersebut mengganggu dan menyerang orang di sekitar lokasi sehingga kami lakukan evakuasi," imbuhnya.

Diketahui, tim BPBD yang mendatangi lokasi langsung melakukan evakuasi dengan cara membakar sarang tawon tersebut. Selain itu, tim juga melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api pemicu kebakaran di sekitar pembakaran sarang tawon. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bpbd, evakuasi, sarang tawon, tawon vespa



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more