07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Hari Batik Nasional 2020

Perajin Batik Gedog Tetap Membatik di Tengah Pandemi

bloktuban.com | Friday, 02 October 2020 19:00

Perajin Batik Gedog Tetap Membatik di Tengah Pandemi

 

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Moment Peringatan Hari Batik Nasional 2020 saat ini berlangsung di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Jumat (2/10/2020).

Meski berada di tengah kesulitan akibat dampak pandemi, beberapa pengusaha dan perajin Batik Gedog di Bumi Wali masih tetap bertahan untuk terus berproduksi batik.

Seperti halnya di rumah produksi Batik Gedog Dodot Iro di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. 

Di rumah produksi batik gedog tersebut, sejumlah perajin masih tetap melakukan aktifitas membatik meski saat ini permintaan di pasaran lesu akibat dampak pandemi.

Salah satu perajin Batik Gedog di rumah produksi Batik Dodot Iro, Santiriani mengatakan, setiap hari dia terus melakukan aktifitas membatik di rumah produksi batik Dodot Iro mulai pukul 08.00-16.30 WIB.

"Setiap hari aktifitas saya membatik di sini," terang remaja berusia 18 tahun tersebut di sela-sela aktifitas membatik.

Selain Santiriani, pantauan blokTuban.com, ada juga sejumlah remaja yang melakukan aktifitas membatik di rumah produksi itu.

Sementara itu, Sri Widodo (50) menyampaikan, pada masa pandemi ini rumah produksi batik gedog miliknya masih mampu bertahan untuk terus berproduksi.

"Alhamdulillah, kami terus produksi meski di tengah pandemi," terang pemilik rumah produksi Batik Gedog Dodot Iro.

Dia menjelaskan, selama ini batik gedog yang diproduksinya dikirim ke Bali dan Jakarta. Diakuinya, dampak pandemi ini permintaan menjadi lesu sehingga hasil produksi distok sementara.

"Pemesanan di pasaran saat ini lesu, produksi kami untuk sementara kami stok. Sebab, terkadang ada permintaan mendadak," tandasnya.

Dia berharap pada masa sulit seperti ini, pemerintah bisa memberdayakan para perajin Batik Gedog Tuban dengan cara mewajibkan para pegawai untuk menggunakan seragam Batik Gedog.[hud/col]

Tag : Batik, gedog



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more