15:00 . Marak ODGJ Awal Tahun 2021, Ini Kata Kasatpol PP Tuban   |   14:00 . Operasi Yustisi, 4 Orang Tak Pakai Masker Diminta Push Up   |   12:00 . Pemkab Tuban Inginkan Jalan Pantura Dibeton   |   10:00 . Pecinta Sepeda Tua Asal Rengel Ditemukan Meninggal di Plumpang   |   07:00 . Tips Tampil Elegan Tanpa Habiskan Banyak Uang   |   16:00 . Dandim Tuban Tanam Pohon di Kawasan Air Terjun Nglirip   |   15:00 . Meski Dihimpit Pandemi, Capaian BAZNAS Tuban Lampaui Target   |   14:00 . Anggota DPRD di Tuban Mengecat Lubang Jalan yang Bahayakan Pengendara   |   13:00 . Unirow Tuban Peringkat 154 dari 2.136 Perguruan Tinggi se-Indonesia   |   12:00 . Hindari Tumpahan Kalsium di Jalur Pantura, Pengendara Motor Jatuh   |   10:00 . Inilah Kriteria Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   17:00 . KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih   |   11:00 . Terapkan Sistem Tiket, Rumah Persinggahan Gelar Pameran Seni Rupa   |   10:00 . Satgas Covid-19 Tuban Minta Warga Batalkan Gelar Acara Hiburan   |  
Sun, 24 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pengawasan Tambang Diharap Tak Tebang Pilih

bloktuban.com | Thursday, 01 October 2020 14:00

Pengawasan Tambang Diharap Tak Tebang Pilih

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Isu pencemaran lingkungan dihembuskan di kawasan tambang berizin di Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel. Saat Inpeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi tambang, Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak menemukan hal itu, Kamis (1/10/2020) siang.

Mundir sebagai pemilik tambang menuding, isu bermula setelah pemilik tambang berijin, Mundir memperingatkan penambang ilegal di Desa Punggulrejo untuk menghentikan aktifitasnya. Setelah itu, justru Mundir dikabarkan mencemari lingkungan pasca sebulan beroperasi.

Seminggu terakhir, tambang ilegal di dekat tambang Mundir telah berhenti operasi pasca dihentikan Polres. Kedatangan komisi 1 dan dewan untuk mengcroscek ke lapangan.

Sebagai pemilik tambang berizin, Mundir mendorong Pemerintah dan Dewan tidak tebang pilih dalam mengawasi tambang gamping di Bumi Wali. Karena tambang berizin jelas retribusinya ke daerah.

"Kami sudah mengantongi izin tambang nomor 545/1428/124.2.3/2020 dan setor pajak ke daerah. Berbeda dengan pajak ilegal tidak ada retribusinya ke Pemkab," pinta Mundir saat dikonfirmasi blokTuban.com.

Kedatangan komisi 1 dan DLH diapresiasi olehnya, karena ada perhatian terhadap tambang. Kendati demikian, ke depan harus lebih tegas lagi proses pengawasan tambang berijin dan tidak berizin.

Tambang gamping berizin dalam operasinya diatur oleh dokumen lingkungan. Begitupula dengan reklamasi lingkungan, juga tidak asal. Jika tambang ilegal sudah jelas merusak lingkungan.

"Kami para penambang berijin mendukung penertiban aktifitas ilegal karena merugikan daerah dan merusak lingkungan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan DLH Tuban, Purnomosidi menilai kedatangan komisi 1 terlalu cepat mengawasi dan evaluasi tambang berizin.

"Jika untuk evaluasi dampak yang ditimbulkan seharusnya datang tiga bulan atau enam bulan setelah operasi. Sedangkan tambang milik Mundir ini baru sebulan, jadi terlalu cepat kalau dievaluasi," sambungnya.

Meski terlalu cepat, DLH tetap mendapingi dewan untuk Sidak tambang gamping di Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel kali ini.

Perwakilan Komisi 1 DPRD Tuban, Mukaffi Makki akan koordinasi dengan anggota yang lain baru kemudian memberi rekomendasi ke DLH. Ada beberapa poin sehingga belum bisa diungkap hari ini juga.

""Dampak lingkungan menjadi fokus kami di komisi 1, sehingga hari ini turun ke tambang gamping milik Mundir," imbuh Gus Kaffi.

Selain tambang gamping, Komisi 1 juga fokus terhadap pengawasan tambang pasir kuarsa di 20 kecamatan Bumi Wali. Dukungan semua pihak diharapkan, supaya aktifitas tambang berjalan sesuai regulasi dan tidak merusak lingkungan sekitar. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Tambang, izin, dlh



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more