07:00 . Tak Hanya Buat Masak, Kayu Manis Ternyata Bisa Menutrisi Rambut   |   00:00 . Kades Berharap Sahabat Pertamina Berlanjut dan Ditingkatkan   |   23:00 . Sinkronisasi Program Sahabat Pertamina, Hadirkan 3 Desa di WIlayah Operasi   |   17:00 . SIG Pasok Beton untuk Konstruksi Lantai Industri   |   16:00 . Pemkab Bantu Air Bersih Tiga Desa di Parengan   |   15:00 . Hadirkan Tiga Paslon, PWI Tuban Gelar Diskusi Politik Pilkada Disiarkan Live Streaming   |   14:00 . EGM Pertamina Cek Layanan MyPertamina di SPBU   |   12:00 . FEATURE: Cerita Wali Kota Batu Betapa Lesunya Wisata Saat Covid-19   |   11:00 . Polisi di Tuban Beri Reward Paket Imun Booster Bagi pengendara Yang Tertib Lalulintas   |   10:00 . Aksi Duta Gemarikan Menjaga Cita-cita Anak Pesisir   |   07:00 . Musim Hujan, Waspadai 4 Penyakit Kulit Berikut   |   09:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |  
Tue, 27 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 29 September 2020 19:00

Laut Tercemar, Warga Tutup Paksa Pabrik Ikan di Bancar

Laut Tercemar, Warga Tutup Paksa Pabrik Ikan di Bancar

 

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Sebuah pabrik pengolahan ikan PT. Nasional Indo Mina di Jalan Tuban-Bancar KM 41 didemo warga setempat, Selasa (29/9/2020) sore. Warga berjalan dari pemukiman menyusuri pantai dan tiba di pabrik.

Aksi warga bermula dari kondisi laut yang tercemar. Diduga kuat pabrik ikan sengaja membuang limbah ke laut dan tidak mengolahnya terlebih dahulu.

Dengan membawa poster berisi sejumlah keluhan, warga ditemui perwakilan manajemen pabrik. Beberapa warga sempat mediasi dan sisanya melakukan sweeping pekerja.

Satu persatu pekerja pabrik dipaksa keluar dari ruangan kerjanya. Massa semakin anarkis dengan membanting tong-tong ikan. Beberapa truk muatan ikan yang berada di dalam pabrik diminta untuk keluar pabrik.

Pantauan di lokasi pabrik, massa masih bertahan hingga pukul 16.31 Wib. Di sela mediasi, warga sempat menunjukkan limbah berbau. Air limbah bersama ikan dibuang di depan dan dalam kantor, dengan tujuan manajemen tahu betapa menyengat baunya.

Ketua Rukun Nelayan Boncong, Sholikan menjelaskan warga selama ini resah karena dampak limbah ikan yang diduga dibuang di laut membahayakan kesehatan warga.

"Selain berbau menyengat, limbah pabrik ikan juga berminyak membuat kulit warga gatal-gatal," ucapnya kepada blokTuban.com.

Sholikan membeberkan warga merasakan dampak limbah pabrik ikan selama empat tahun terakhir. Puncaknya sekarang ini warga demo dan meminta pabrik ditutup.

Usaha warga membuahkan hasil. Mediasi dengan manajemen pabrik, disepakati pabrik ditutup mulai tanggal 30 September 2020. Dituangkan dalam surat perjanjian antara pihak 1 diwakili pengurus limbah, Slamet Rahayu dan pihak 2 Sholikan.

Sementara itu, Humas atau juru bicara pemilik pabrik PT. Nasional Indo Mina, Slamet Rahayu menjelaskan, manajemen sebenarnya sudah berupaya pengadaan ijin IPAL dan mesin pengolah limbah. Karena terbentur birokrasi, sehingga belum datang.

"Tuduhan kalau kami buang limbah di laut itu tidak benar. Hasil kesepakatan bersama warga, pabrik ditutup sesuai dengan perjanjian bersama," sambung perempuan yang akrab disapa Meli.

Tak berhenti disitu, keluar dari pabrik warga beraksi di belakang gudang yang menjadi jalur pipa buangan limbah. Mereka menunjukkan bukti bahwa air limbah sangat berbau dan berminyak. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pabrik, ikan, limbah



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more