17:00 . AMSI-EMCL Menyerahkan APD untuk Nakes Tuban-Bojonegoro   |   13:00 . Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang   |   12:00 . Punya Pantai Sepanjang 65 KM, Tuban Bakal Dibentuk Satpolair   |   11:00 . Gelombang Kelima, 8 Kecamatan Didroping Air Bersih   |   10:00 . Kementrian ESDM Serahkan 117 Konverter Kit ke Nelayan Tuban   |   10:00 . Di Tengah Pandemi, 80 Ribu Masker Jadi Souvenir Pengunjung Pantai Kelapa   |   09:00 . Bawa Tuntutan Ketenagakerjaan, Warga 3 Desa di Tuban Demo PT. Rekind   |   08:00 . Kepala Dinsos Ancam Sanksi Tegas Pendamping Program Sosial yang Tak Netral   |   17:00 . Ekspedisi Buat 25 Jalur Panjat, Mahipal Buka Peluang Wisata   |   16:00 . Kasus Kekerasan Perempuan di Tuban Menurun   |   15:00 . Masyarakat Tuban Mulai Sadar Pentingnya Pakai Masker   |   12:00 . Pangdam Brawijaya: Berapa Pun Jumlah Personel Dibutuhkan, TNI Siap   |   09:00 . La Nina, Waspada Cuaca Buruk di Perairan Tuban-Lamongan   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   19:00 . Pangdam V Brawijaya Instruksikan Seluruh Babinsa Jadi Garda Depan Kampanye 3M   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 28 September 2020 09:00

Pedagang PBT Tagih Janji Pemkab

Pedagang PBT Tagih Janji Pemkab

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Puluhan pedagang Pasar Besar Tuban (PBT) kembali menagih janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk menyelesaikan polemik pasar yang berkepanjangan lebih dari 17 tahun.

Los, kios, stand PBT musnah karena diratakan, dan tanpa pemberitahuan apapun sekarang akan/mulai dibangun dengan konsep yang berbeda.

"Ada hotel, tempat rekreasi, pertokoan modern yang notabene tidak kami butuhkan, karena yang dibutuhkan adalah pasar untuk bisa usaha yang sesuai dengan kemampuan pedagang," ucap Ketua P3BT Paguyuban Pedagang Pasar Besar Tuban, Hanif di lokasi PBT Jalan Letda Soecipto Tuban, Senin (28/9/2020).

Hanif menambahkan, ketika kasus PBT ini dipersoalkan di pengadilan tidak ada perwakilan dari pedagang yang diundang untuk didengar kesaksiannya. Kalaupun ada pihaknya tidak merasa terwakili

Nota kesepahaman yang telah dibuat antara Pemkab, HK R, user untuk menyelesaikan persoalan PBT juga belum terselesaikan, termasuk pasar tradisional yang dijanjikan oleh Pemkab.

"Kerugian/beban kami semakin bertambah pada saat pendemi Covid-19 saat ini. Sebagian pengembalian uang user yang kami harapkan segera selesai sebagaimana dalam nota kesepahaman malah tidak ada kabarnya," imbuhnya.

Pedagang PBT juga sudah berupaya hearing dengan dewan, dan berkomunikasi dengan Bupati, Wabup, Kadiskoperindag juga tidak mendapat hasil yang memuaskan.

"Kami butuh ketegasan, keseriusan, kehadiran pemerintah dalam persoalan ini. Sekaligus berharap persoalan PBT selesai sebelum pergantian bupati," pintanya.

Dalam aksi kali ini ada tiga tuntutan massa. Yakni secepatnya diselesaikan penggantian dana hak user sesuai kesepakatan awal. Menuntut Pemkab segera menyelesaikan janji kerohiman bagi eks user PBT berupa pemberian tempat usaha di pasar yang akan segera dibangun.

Tuntutan terakhir menuntut pemberian prioritas pembelian dan potongan harga (diskon) sebesar 10 persen dari harga jual pasar modern HaKa Style kepada user PBT.

Pantauan di lokasi, pedagang pertama melakukan aksi di PBT kemudian dilanjutkan ke kantor Bupati Tuban di Jalan Kartini. Sebelum ke kantor Bupati, massa terlebih dahulu memasang banner bertuliskan ada hak user yang belum terbayar di PBT.

Aksi yang mendapat pengawalan ketat polisi tersebut masih berlangsung, dan belum ada perwakilan Pemkab yang menemui massa. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pasar, demo



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more