13:00 . Wisata Pantai Cemara Sugihwaras Ditutup Polisi   |   07:00 . Tak Hanya Buat Masak, Kayu Manis Ternyata Bisa Menutrisi Rambut   |   00:00 . Kades Berharap Sahabat Pertamina Berlanjut dan Ditingkatkan   |   23:00 . Sinkronisasi Program Sahabat Pertamina, Hadirkan 3 Desa di WIlayah Operasi   |   17:00 . SIG Pasok Beton untuk Konstruksi Lantai Industri   |   16:00 . Pemkab Bantu Air Bersih Tiga Desa di Parengan   |   15:00 . Hadirkan Tiga Paslon, PWI Tuban Gelar Diskusi Politik Pilkada Disiarkan Live Streaming   |   14:00 . EGM Pertamina Cek Layanan MyPertamina di SPBU   |   12:00 . FEATURE: Cerita Wali Kota Batu Betapa Lesunya Wisata Saat Covid-19   |   11:00 . Polisi di Tuban Beri Reward Paket Imun Booster Bagi pengendara Yang Tertib Lalulintas   |   10:00 . Aksi Duta Gemarikan Menjaga Cita-cita Anak Pesisir   |   07:00 . Musim Hujan, Waspadai 4 Penyakit Kulit Berikut   |   09:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |  
Tue, 27 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 28 September 2020 09:00

Pedagang PBT Tagih Janji Pemkab

Pedagang PBT Tagih Janji Pemkab

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Puluhan pedagang Pasar Besar Tuban (PBT) kembali menagih janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk menyelesaikan polemik pasar yang berkepanjangan lebih dari 17 tahun.

Los, kios, stand PBT musnah karena diratakan, dan tanpa pemberitahuan apapun sekarang akan/mulai dibangun dengan konsep yang berbeda.

"Ada hotel, tempat rekreasi, pertokoan modern yang notabene tidak kami butuhkan, karena yang dibutuhkan adalah pasar untuk bisa usaha yang sesuai dengan kemampuan pedagang," ucap Ketua P3BT Paguyuban Pedagang Pasar Besar Tuban, Hanif di lokasi PBT Jalan Letda Soecipto Tuban, Senin (28/9/2020).

Hanif menambahkan, ketika kasus PBT ini dipersoalkan di pengadilan tidak ada perwakilan dari pedagang yang diundang untuk didengar kesaksiannya. Kalaupun ada pihaknya tidak merasa terwakili

Nota kesepahaman yang telah dibuat antara Pemkab, HK R, user untuk menyelesaikan persoalan PBT juga belum terselesaikan, termasuk pasar tradisional yang dijanjikan oleh Pemkab.

"Kerugian/beban kami semakin bertambah pada saat pendemi Covid-19 saat ini. Sebagian pengembalian uang user yang kami harapkan segera selesai sebagaimana dalam nota kesepahaman malah tidak ada kabarnya," imbuhnya.

Pedagang PBT juga sudah berupaya hearing dengan dewan, dan berkomunikasi dengan Bupati, Wabup, Kadiskoperindag juga tidak mendapat hasil yang memuaskan.

"Kami butuh ketegasan, keseriusan, kehadiran pemerintah dalam persoalan ini. Sekaligus berharap persoalan PBT selesai sebelum pergantian bupati," pintanya.

Dalam aksi kali ini ada tiga tuntutan massa. Yakni secepatnya diselesaikan penggantian dana hak user sesuai kesepakatan awal. Menuntut Pemkab segera menyelesaikan janji kerohiman bagi eks user PBT berupa pemberian tempat usaha di pasar yang akan segera dibangun.

Tuntutan terakhir menuntut pemberian prioritas pembelian dan potongan harga (diskon) sebesar 10 persen dari harga jual pasar modern HaKa Style kepada user PBT.

Pantauan di lokasi, pedagang pertama melakukan aksi di PBT kemudian dilanjutkan ke kantor Bupati Tuban di Jalan Kartini. Sebelum ke kantor Bupati, massa terlebih dahulu memasang banner bertuliskan ada hak user yang belum terbayar di PBT.

Aksi yang mendapat pengawalan ketat polisi tersebut masih berlangsung, dan belum ada perwakilan Pemkab yang menemui massa. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pasar, demo



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more