19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Sun, 26 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Beredar MoU Penipuan Pembebasan Lahan Kilang Tuban

bloktuban.com | Tuesday, 22 September 2020 13:00

Beredar MoU Penipuan Pembebasan Lahan Kilang Tuban

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com- Manajemen Kilang GRR Tuban memastikan MoU tentang pelaksanaan proses pembebasan lahan untuk pembangunan sarana dan prasarana kilang minyak PT. Pertamina Rosneft adalah penipuan.

MoU tersebut dibuat oleh oknum tanggal 7 september 2020 antara PT. Pertamina Rosneft NGRR dan CV. Kartika Kusuma.
Project Kordinator GRR Tuban, Kadek Ambara Jaya meminta masyarakat untuk tidak percaya dan berhati-hati adanya penipuan tersebut.

"Penipuan ini tidak kami bawa ke polisi. Kami hanya buat rilis dan buat banner klarifikasi," terangnya kepada blokTuban.com, Selasa (22/9/2020).

Dalam MoU penipuan tersebut, Pertamina disebut sebagai pihak project owner dan CV. Kartika Kusuma/Ibnu Muttaqin pihak main contractor (pelaksana pembebasan lahan).

Ada tujuh pasal dalam MoU penipuan tersebut. Pasal 1 menjelaskan devinisi, pasal 2 berisi maksud dan tujuan, pasal 3 lingkup kerjasama dan prosedur pelaksana, pasal 4 jangka waktu pelaksanaan, pemeliharaan, pembayaran, dan perjanjian.

Pasal 5 mengatur tentang biaya-biaya yang timbul, pasal 6 penyelesaian perselìsihan, dan pasal 7 penutup. Kedua belah pihak juga turut bertandatangan, pihak Pertamina diwakili Kadek Ambrajaya project owner Pertamina Rosneft NGRR dan CV. Kartika Kusuma, Ibnu Muttaqin bermaterai 6000.

Sebagaimana diketahui, bulan juli 2020 merupakan batas waktu pengukuran lahan untuk proyek Kilang GRR Tuban. Lebih dari batas ini, PT. Pertamina (Persero) mengacu UU Nomor 2 tahun 2012 akan menggunakan sistem konsinyasi untuk menuntaskan sisa pembebasan lahan.

Kilang minyak yang ditargetkan beroperasi pada 2024 memiliki luas mencapai 1.050 hektar dengan rincian 821 hektar lahan darat, sedangkan sisanya lahan reklamasi laut.

Untuk kebutuhan lahan darat, tersebar di Desa Kaliuntu 6 bidang, 562 bidang di Wadung, 566 bidang di Sumurgeneng, Perhutani 1 bidang, dan di KLHK 1 bidang.

Di sisi lain,  pembangunan Kilang Tuban akan menyerap kurang lebih 27.000 tenaga kerja pada saat kontruksi proyek dan 2.500 tenaga kerja ketika proyek beroperasi. [ali/col]

Tag : Penipuan, MOu, pertamina



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more