18:00 . Paduan Suara Kopri Ronggolawe Raih Juara Satu, Lomba Unjuk Bakat Harlah Kopri   |   14:00 . Kerajinan Pelepah Pisang Tuban Diekspor ke Eropa   |   11:00 . Banser Tuban Satu Komando Ikuti Apel Kebangsaan Daring   |   10:00 . Ganjar Pranowo Turun Gunung Ajak Kader Banteng Menangkan Setia Negara   |   08:00 . Mas Safuan, Wartawan yang Tak Henti Menulis Itu Berpulang   |   14:00 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   13:00 . Semangat Perubahan Menuju Organisasi Modern, PSMTI Jatim Gelar Musprov IV   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |   21:00 . Besok 43 Organisasi di Bojonegoro-Tuban Tanam Pohon Serentak   |   18:00 . Wartawan Senior Tuban Imam Suroso Tutup Usia   |   17:00 . Operasi Yustisi di Pelabuhan Bulu, 26 Pelanggar di Sanksi Denda   |   16:00 . Hijaukan Hutan, Kodim 0811 Tanam Sejuta Pohon   |   15:00 . JDIH Tuban Terbaik Kedua Nasional   |   14:00 . Tak Netral di Pilkada, ASN Terancam Diperingatkan hingga Pemecatan   |   13:00 . Bupati dan Bawaslu Tuban Teken Pengawasan Netralitas ASN   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 11 September 2020 07:00

Pahami Ciri-ciri Kelelahan Jadi Orangtua dan Cara Mengatasinya

Pahami Ciri-ciri Kelelahan Jadi Orangtua dan Cara Mengatasinya

Reporter: -

blokTuban.com - Menjadi orangtua adalah tugas tanpa henti yang dimulai sejak anak lahir.

Tugas ini memang terasa begitu berat, dengan tanggung jawab yang besar pula tentunya.

Nah, meski naluri menjadi orangtua akan tumbuh seiring dengan pertumbuhan anak, namun ternyata orangtua juga bisa merasa kelelahan menjadi orangtua.

Kondisi ini perlu diantisipasi agar tak menjadi bola salju yang semakin lama semakin besar, sehingga memengaruhi kondisi anak dan orangtua itu sendiri.

Berikut ini adalah ciri-ciri kelelahan menjadi orangtua, atau yang biasa disebut parental burnout, menurut Psikolog Anak Saskhya Aulia Prima.

1. Kelelahan panjang tak hanya fisik tapi juga mental.
2. Merasa kewalahan dengan semua tugas sebagai orangtua.
3. Memiliki jarak dengan anak, dan merasa mendidik anak tidak menyenangkan lagi.

Jika satu atau beberapa hal di atas mulai terasa, Saskhya mengatakan, orangtua bisa mulai mengatasinya dengan cara-cara sederhana.

"Caranya kalau sudah gitu, kita pause dulu, minum segelas air dan atur nafas,” kata dia dalam Aqua x Raisa Moms Sharing Session “Ibu Sehat, Keluarga Sehat”, Jumat malam lalu.

“Ini kita atur nafas, jadi kayak taruh tangan di dada dan perut, tarik dalam-dalam dan hembuskan pelan-pelan, lanjutkan sebanyak 3-5 kali baru datang ke anak lagi,” imbuh dia.

Orangtua juga bisa melepaskan penat dengan melakukan hal-hal yang membuat diri merasa tenang.

“Ada yang suka loncat-loncat, lihat yang warna-warni dulu, atau istigfar dan bilang sabar, sabar, atau bisa juga menghitung mundur lalu tarik nafas dan buang, baru ke anaknya lagi,” kata dia.

Selain itu, untuk menjaga mental tetap sehat juga bisa dilakukan dengan memberikan waktu untuk diri sendiri melakukan sesuatu yang disukai.

Misalnya, menyanyi, bercocok tanam atau melukis dan menggambar, serta hal-hal lainnya.

Pilihan ini dikenal dengan istilah "me time", yang juga perlu dilakukan orangtua untuk melepas stres.

"Ini penting banget, kita punya waktu untuk diri sendiri itu kayak ngecharge handphone. Nah, kalau sudah ke-charge, kita sudah sehat, keluarga juga sehat,” ucap dia.

Menjaga kesehatan fisik juga harus dilakukan agar mental juga bisa tetap sehat. Pasalnya, kata Saskhya, kesehatan mental tak bisa dipisahkan dari kesehatan fisik.

“Penting sebenarnya kalau ngomongin hidrasi juga jadi sumbernya, air yang sumbernya sehat dan bagus itu melindungi kesehatan usus yang akan berpengaruh pada kesehatan otak,” ungkap dia.

Selain itu, asupan makanan sehat juga diperlukan untuk menutrisi tubuh dan menjaganya tetap fit.

*Sumber: kompas.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kesehatan, pendidikan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more