12:00 . Pengembangan UMKM, Pertamina Kembali Salurkan Rp2.7 M   |   11:00 . Selama Pancaroba, Waspadai Cuaca Ekstrim di Jawa Timur   |   10:00 . 10 Ribu Pemilih Pemula Belum Ber-KTP?   |   09:00 . 2 Peserta Reaktif, 1 Positif Corona, SKB CPNS Tetap Jalan   |   08:00 . 1.701 RTLH Selesai Dibangung, Ini Sumber Dananya   |   07:00 . 8 Manfaat Ajaib "Ngopi", Sudah Tahu?   |   18:00 . DPS Pilkada Diumumkan, Masyarakat Bisa Beri Masukan   |   14:00 . 801 Murid MTSN 1 Tuban Dapat Kartu Perdana Untuk Belajar Daring   |   13:00 . Beredar Desakan Pilkada Ditunda, KPU Tuban Belum Terima Kabar Resmi   |   12:00 . Kekeringan, Warga Jadi Jalan Kaki Dua Kilometer Demi Ambil Air   |   11:00 . Petugas Puskesmas Pembantu Remen Terjangkit Corona   |   08:00 . Pilkada di Tengah Pandemi, Menjaga Angka Partisipasi Pemilih Tuban   |   07:00 . Malas Keramas Setelah Olahraga, Apa Efeknya pada Rambut   |   18:00 . Bacabup dan Bacawabup AMAN Tandatangani Kontrak Jamiyah   |   17:00 . Dusun Makmur Nama Kontrak Politik Setia Negara   |  
Tue, 22 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 09 September 2020 09:00

Sungai di Urug, Petani Sugiharjo Hentikan Alat Berat Jalan Lingkar

Sungai di Urug, Petani Sugiharjo Hentikan Alat Berat Jalan Lingkar

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Belasan petani Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban meradang, karena sungai irigasi pertanian di wilayah setempat diurug diduga dilakukan oleh pelaksana proyek jalan lingkar.

Merasa ditilap dan dirugikan, pada Rabu (9/9/2020) sekitar pukul 08.00 Wib petani langsung menghentikan alat berat dan operasi proyek ring road.

"Kami tidak pernah diajak rembugan, tiba-tiba sungai diurug. Padahal hari ini jadwalnya air masuk ke sawah petani," terang Karso Ketua KTNA Kecamatan Tuban kepada blokTuban.com di lokasi.

Penutupan sepihak sungai petani ini sangat disayangkan. Seharusnya pelaksana pekerjaan jalan lingkar tidak main seperti ini. Musyawarah jauh lebih penting, daripada merugikan petani di kemudian hari.

Selain dinikmati warga Sugiharjo, air sungai ini juga memberi manfaat bagi petani di Kelurahan Perbon dan Mondokan. Permintaan petani hanya satu, sungai dikembalikan seperti semula.

"Usulan kami petani bukan mengurug sungai tapi membangun jembatan sementara jauh lebih baik," tegasnya.

Karso juga menilai, pemasangan sebuah pipa di bawah urugan sungai tidak efektif. Karena jika air dari Desa Jadi mengalir, akan berdampak pada lingkungan sekitar.

"Kami tidak akan mengijinkan alat berat beroperasi sebelum sungai dikembalikan," pintanya.

Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana sudah meminta pekerjanya untuk membongkar urugan sungai. Selama proses pembongkaran, seluruh petani yang berkepentingan dengan air ikut mengawal. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : warga, petani, jalur lingkar selatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more