21:00 . BMKG Rilis Peringatan Dini Jatim   |   20:00 . Semen dari Pabrik Tuban Bisa Dikirim Lewat Stasiun Babat   |   19:00 . Adakan Sidang Isbat Nikah Massal, Ini Tujuan Bupati Huda   |   18:00 . Kapolres Tuban: Akhir Tahun Dipastikan Belum Bisa Dilalui Roda 4   |   17:00 . Serco Asia Pasifik Gandeng BUMD PT RSM Tandatangani Kerjasama Bangun RS Internasional di Tuban   |   16:00 . Kekeringan Teratasi, Panen jadi Lebih Cepat   |   15:00 . Terdakwa Kasus Penodaan Agama Islam di Group Facebook Jalani Sidang Online   |   14:00 . Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang   |   13:00 . Kapolres Cek Logistik Pilkada Tuban   |   09:00 . Disiplin Prokes Kurang Sebabkan Kasus Covid-19 Tuban Naik   |   08:00 . Diduga Ngantuk, Truk Trailer Tabrak Pagar dan Teras Warga   |   07:00 . Hiperandrogen Bisa Picu Haid Tak Lancar, Simak Penjelasannya   |   17:00 . Pertamina MoU dengan Kejaksaan di Jatimbalinus untuk Kawal Proyek Strategis Nasional   |   15:00 . Dengan Khataman dan Tumpengan, blokTuban.com Resmi Tempati Kantor Baru   |   14:00 . Tugas FKUB Rawat Toleransi   |  
Thu, 26 November 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 07 September 2020 07:00

Cegah Alergi pada Anak Sejak Ibu Hamil, Bisa Enggak Ya?

Cegah Alergi pada Anak Sejak Ibu Hamil, Bisa Enggak Ya?

Reporter: -

blokTuban.com - Alergi dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari ibu hamil, anak bayi, hingga orang dewasa. Alergi sendiri diartikan sebagai kondisi saat sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi menerima respons terhadap zat asing. Bentuk alergi pun ada bermacam-macam, seperti alergi makanan, debu, udara, dan sebagainya.

Meski dalam beberapa kasus kondisi alergi ini tak berbahaya bagi tubuh, tapi bagi Anda yang tengah hamil mungkin ini akan menjadi suatu hal yang membuat diri Anda cemas. Ya, beberapa ibu hamil khawatir apakah kelak anak yang mereka lahirkan akan memiliki alergi atau tidak. Sebab, alergi pada anak juga bisa terjadi karena faktor keturunan.

Lantas, bisakah alergi pada anak dicegah sejak ibu hamil?

Kata Dokter soal Cegah Alergi sejak Ibu Hamil

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Grace Valentine, SpOG mengungkapkan, anak yang lahir dari orang tua yang mengalami alergi memang berisiko lebih tinggi mengalami alergi. Itu artinya, faktor genetik atau riwayat dari orang tua memengaruhi apakah si kecil nantinya memiliki alergi atau tidak, Moms.

dr. Grace kembali menjelaskan bahwa mungkin dahulu ibu hamil dianjurkan untuk menghindari beberapa makanan yang dianggap dapat mencetus alergi, seperti susu, keju, telur, ikan, kacang, kedelai, dan sebagainya. Karena beberapa makanan tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko alergi pada bayi.

Namun sebenarnya, hal itu tidak berpengaruh pada janin Anda, Moms. Jadi, Anda tak perlu batasi makanan saat hamil, karena pada dasarnya hal ini bisa dicegah saat si kecil masih berada di dalam kandungan Anda.

"Pada studi terbaru didapatkan bahwa restriksi atau ketatnya mengonsumsi jenis makanan tertentu selama kehamilan tidak berpengaruh pada kejadian alergi pada anak," kata dr. Grace kepada kumparanMOM.

Saran Dokter untuk Cegah Alergi pada Bayi

Dokter yang praktik di RS Pondok Indah Puri Indah, Jakarta Barat ini pun menyarankan agar Anda dapat mengonsumsi makanan bergizi dan bervariasi selama kehamilan hingga menyusui si kecil nantinya. Adapun bayi yang lahir dari ibu yang menderita alergi, sangat dianjurkan untuk mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan. Menurutnya, ASI sangat jarang menyebabkan alergi. Malah ASI dapat meningkatkan sistem imun bayi karena mudah dicerna serta sebagai nutrisi utama pula untuk si kecil.

"Pemberian ASI selama 6 bulan terbukti menurunkan risiko eksim dan alergi susu sapi pada bayi," ujarnya.

Konsumsi Probiotik

Selain itu, ia menganjurkan agar ibu dapat mengonsumsi probiotik selama kehamilan. Probiotik sendiri merupakan bakteri baik yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Tak perlu khawatir, Moms. Sebab probiotik dapat Anda temukan dalam beberapa jenis makanan seperti tempe, yogurt, dan keju. Tak hanya baik perkembangan janin, probiotik juga bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil.

"Mengonsumsi probiotik pada akhir kehamilan (lebih dari 36 minggu) hingga 3 bulan menyusui telah terbukti dapat menurunkan risiko dermatitis atopik pada anak, namun tidak pada asma. Pemberian probiotik baru boleh dilakukan pada akhir kehamilan," tutupnya.

Probiotik juga terdapat dalam bentuk suplemen yang tidak menyebabkan efek samping pada ibu maupun bayi. Namun, ada baiknya hal ini tetap Anda konsultasikan ke dokter pemilihan jenis probiotik yang aman selama kehamilan. Karena, kondisi kesehatan tiap ibu hamil berbeda-beda, Moms.

*sumber: kumparan.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Kesehatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more