18:00 . Sruduk Truk, Dump Truk Oleng Lalu Hantam Pemotor   |   16:00 . Rapat Paripurna, Wabup Sampaikan Soal Langkah Ekonomi 2021   |   14:00 . Perkuat Koordinasi, Pangdam dan Bupati Resmikan Pos Koramil Grabagan Jadi Koramil   |   13:00 . Tegakkan Disiplin Prokes, Aparat Gabungan di Tuban Gencarkan Operasi Yustisi   |   12:00 . Tuban Masuk Zona Kuning, Tetap Disiplin Prokes   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   20:00 . Tukang Becak Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tingkatan Ekonomi Nelayan, Pertamina EP Latih Kelompok Usaha Perempuan   |   18:00 . Bangkitkan Semangat Teater, Komunitas Teater Tuban Gelar Pementasan   |   17:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   16:00 . Pemkab Tuban Raih Opini WTP dari BPK   |   15:00 . Pemkab Pertahankan LPPD Kemendagri   |   11:00 . Nasi Pindang Bungkus Daun Jati Khas Pesisir   |   10:00 . Razia Warung, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Arak dan Anggur Kolesom   |   09:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |  
Wed, 21 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 27 August 2020 08:00

Tuban Kembali Zona Merah, Wabup Sebut Klaster Penularan Geser Ke Rumah Tangga

Tuban Kembali Zona Merah, Wabup Sebut Klaster Penularan Geser Ke Rumah Tangga

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Wakil Bupati (Wabup) Tuban, H. Noor Nahar Hussein menyebut selama ini masyarakat masih kurang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Akibatnya, Kabupaten Tuban kembali berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19.

Wabup juga mengungkapkan, jika akhir-akhir ini klaster penularan Covid-19 baru di Kabupaten Tuban bergeser ke rumah tangga, dari sebelumnya klaster penularan tersebut terjadi di luar rumah.

"Sekarang kan klasternya bergeser, setelah kenanya di luar rumah sekarang ke rumah tangga. Jadi setelah salah satu anggota keluarga kena hampir seluruh anggota keluargannya kena semua. Ini contoh-contoh yang sekarang ada," terang Wakil Bupati Tuban.

Dia juga berharap, masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab, selama ini sosialisasi dan memberikan pemahaman pentingnya menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat telah dilakukan Pemkab Tuban bersama aparat.

"Masyarakat harus disiplin dan ini nanti ada gerakan yang represif. Artinya nanti kita intruksikan Perbup harus ditegakkan betul dan berdasarkan arahan dari Pemprov Jatim harus ada denda," tandasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan persebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban Per 25 Agustus 2020. Jumlah Suspek yang masih dipantau ada 21 orang, jumlah komulatif terkonfirmasi positif 325 orang dengan penambahan baru berjumlah 10 orang.

Selanjutnya, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia hari ini nihil, sedangkan jumlah komulatif sembuh berjumlah 225 orang. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : corona, covid 19, penularan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more