18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   12:00 . Bupati Huda Uji Coba MPP dan Launching ADM   |   11:00 . JaDI Resmi Daftar Pemantau Pemilu di KPU Tuban   |   09:00 . Bupati Tuban Resmikan Pasar Rakyat Kenduruan   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   15:00 . Bawaslu dan KPU Akui Kampanye Virtual di Pilkada Tuban Nihil   |   12:00 . Bupati Resmikan Pasar Rakyat di Kenduruan   |   11:00 . 1.500 Kader NU Apel Siaga Pilkada Damai   |   09:00 . Kebakaran Kios Kopi di Semanding Berawal dari Sebotol Bensin   |   07:00 . 6 Cara Sederhana Mencegah Anak Stres karena PJJ   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 18 August 2020 13:00

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Di Perairan Tuban-Lamongan

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Di Perairan Tuban-Lamongan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya merilis peringatan dini gelombang tinggi di perairan Tuban-Lamongan, Jawa Timur.

Peringatan dini gelombang tinggi hingga mencapai 1.25 M - 2.5 M (Sedang) tersebut berlaku selama dua hari, yakni tanggal 18-19 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tuban, Rofiq Isa Mansyur saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, gelombang tinggi diperkirakan mencapai ketinggian 1.25 M - 2.5 M.

"Peringatan Dini Gelombang Tinggi berlaku tanggal 18 Agustus 2020 Jam 07.00 WIB sampai 19 Agustus 2020 Jam 07.00 WIB. Untuk wilayah perairan Tuban - Lamongan tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai ketinggian 1.25 m - 2.5 m," terang Rofiq Isa Mansyur, Selasa (18/8/2020).

Dia menambahkan, gelombang tinggi tersebut dipicu karena adanya pola tekanan rendah di perairan Samudera Pasifik Timur Filipina dan Perairan Utara Papua.

"Akibat adanya pola tekanan rendah di perairan samudera pasifik timur Filipina  dan perairan utara papua," tandasnya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat terutama kepada nelayan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena akibat cuaca buruk tersebut dan selalu memantau informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG.[hud/ito]


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bmkg, tuban, nelayan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more