18:00 . 200 Pekerja SG Ikuti Vaksinasi Tahap II Kodim 0811   |   17:00 . Kantor Dinas Tenaga Kerja Tuban Disegel Buruh   |   16:00 . Dua Rumah di Trantang Terbakar, Kerugian Capai 100 Juta Lebih   |   15:00 . BAZNAS Bantu Motor Warga Miskin Kembangkan Usahanya   |   12:00 . Kantor Dinas PMPTSP dan Naker Tuban Disegel Buruh   |   07:00 . WHO Sebut ASI Jadi Vaksin Pertama Bayi Lawan Segala Infeksi Penyakit   |   19:00 . Terdengar Ledakan, Bengkel dan Kandang Sapi di Jenu Terbakar   |   12:00 . Kemenag Tuban Luncurkan Kartu Nikah Digital, Ini Cara Mendapatkannya   |   11:00 . Pelajar SMP Ketawa Setelah Divaksin   |   10:00 . Warga Singgahan Terima BST Rp454.800.000   |   09:00 . Jangan Lengah Saat Ambil BST   |   08:00 . Omzet Turun Saat PPKM Darurat, Pedagang Angkringan Kurangi Karyawan   |   16:00 . Kayu Material Proyek Hotel Terbakar   |   12:00 . Bupati Temukan KPM Diberi Kerupuk, Mie Instan dan Minyak Goreng   |   09:00 . Harga Telur Ayam Ras Merangkak Naik   |  
Wed, 04 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Di Perairan Tuban-Lamongan

bloktuban.com | Tuesday, 18 August 2020 13:00

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Di Perairan Tuban-Lamongan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya merilis peringatan dini gelombang tinggi di perairan Tuban-Lamongan, Jawa Timur.

Peringatan dini gelombang tinggi hingga mencapai 1.25 M - 2.5 M (Sedang) tersebut berlaku selama dua hari, yakni tanggal 18-19 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tuban, Rofiq Isa Mansyur saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, gelombang tinggi diperkirakan mencapai ketinggian 1.25 M - 2.5 M.

"Peringatan Dini Gelombang Tinggi berlaku tanggal 18 Agustus 2020 Jam 07.00 WIB sampai 19 Agustus 2020 Jam 07.00 WIB. Untuk wilayah perairan Tuban - Lamongan tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai ketinggian 1.25 m - 2.5 m," terang Rofiq Isa Mansyur, Selasa (18/8/2020).

Dia menambahkan, gelombang tinggi tersebut dipicu karena adanya pola tekanan rendah di perairan Samudera Pasifik Timur Filipina dan Perairan Utara Papua.

"Akibat adanya pola tekanan rendah di perairan samudera pasifik timur Filipina  dan perairan utara papua," tandasnya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat terutama kepada nelayan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena akibat cuaca buruk tersebut dan selalu memantau informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG.[hud/ito]


Tag : bmkg, tuban, nelayan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat