17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |  
Sat, 31 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kirab Bendera Raksasa, Sepanjang Jalan Warga Beri Penghormatan

bloktuban.com | Monday, 17 August 2020 08:00

Kirab Bendera Raksasa, Sepanjang Jalan Warga Beri Penghormatan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Bendera Merah Putih berukuran raksasa sepanjang puluhan meter dikirab dan dikibarkan di pesisir pantai Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (17/8/2020) pagi.

Sebelum dikibarkan, bendera kebanggaan Indonesia tersebut terlebih dahulu diarak keliling kampung berpenduduk 3.963 jiwa tersebut. Mengetahui bendera melintasi depan rumah mereka, warga bergegas keluar rumah dan memberi hormat terhadap bendera.

Meski di tengah Covid-19, tapi jiwa nasionalisme bangsa tetap ditunjukan masyarakat untuk menjunjung tinggi perjuangan para pendahulunya, meski dengan cara sederhana.

Kepala Desa Socorejo, Zubas Arief Rachman Hakim mengatakan, dalam merayakan hari kemerdekaan RI ke-75 ini, pemdes Socorejo bersama komunitas Media Informasi Tuban (MIT), menggelar kirab dan pengibaran bendera raksasa sekaligus upacara kecil-kecilan.

"Hal ini kami lakukan sebagai simbol nasionalisme anak bangsa dan wujud rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," terang Kades Arief.

Alasan pengibaran bendera merah putih yang sebelumnya diarak keliling kampung tersebut disebabkan, karena belum diperbolehkan melakukan perayaan, akibat masih dalam masa pandemi. Oleh karena itu, dilakukan dengan kirab, dan masyarakat juga ikut menghormati sang saka merah putih di sepanjang perjalanan.

"Karena masih dalam masa pandemi, jadi kita buat ide out of the box, dan masyarakat kita ajak menikmati sepanjang perjalanan," tegas Kades alumni UIN Yogyakarta.

Sementara Wintayah (43), warga setempat mengaku senang dengan adanya kirab bendera merah putih. Biasanya ada upacara dilakukan secara bersama-sama di Kecamatan maupun di Alun-alun Kabupaten Tuban, tetapi karena saat ini ada Corona, jadi upacara dilakukan seadanya.

"Kami sangat senang dengan adanya kirab bendera merah putih raksasa ini. Meski sederhana, namun sangat berkesan bagi kami," sambungnya.

Desa Socorejo sendiri memiliki jumlah penduduk sebanyak 3.963 jiwa dari 1.206 Kepala Keluarga, yang terdiri dari laki-laki 2.028, dan perempuan 1.935 jiwa. Sedangkan mayoritas pekerjaan warga sekitar merupakan nelayan.

Selain Kepala Desa Socorejo Zubas Arief Rahman Hakim, dan perangkat desa, hadir pula Babinsa Desa Socorejo Koramil 0811/15 Jenu Pelda Aminto, Bhabinkamtibmas Desa Socorejo Bripka Budi Yulianto, Koordinator MIT Bambang dan anggota, Ketua BPD, Siti Fatimah beserta anggotanya, Ketua Satgas Kampung Tangguh Basuki, Ketua PKK dan warga masyarakat setempat. [ali/ono]

Tag : bendera, hutri, kirab

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat