07:00 . Tak Hanya Buat Masak, Kayu Manis Ternyata Bisa Menutrisi Rambut   |   00:00 . Kades Berharap Sahabat Pertamina Berlanjut dan Ditingkatkan   |   23:00 . Sinkronisasi Program Sahabat Pertamina, Hadirkan 3 Desa di WIlayah Operasi   |   17:00 . SIG Pasok Beton untuk Konstruksi Lantai Industri   |   16:00 . Pemkab Bantu Air Bersih Tiga Desa di Parengan   |   15:00 . Hadirkan Tiga Paslon, PWI Tuban Gelar Diskusi Politik Pilkada Disiarkan Live Streaming   |   14:00 . EGM Pertamina Cek Layanan MyPertamina di SPBU   |   12:00 . FEATURE: Cerita Wali Kota Batu Betapa Lesunya Wisata Saat Covid-19   |   11:00 . Polisi di Tuban Beri Reward Paket Imun Booster Bagi pengendara Yang Tertib Lalulintas   |   10:00 . Aksi Duta Gemarikan Menjaga Cita-cita Anak Pesisir   |   07:00 . Musim Hujan, Waspadai 4 Penyakit Kulit Berikut   |   09:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |  
Tue, 27 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 13 August 2020 20:00

Dirjen Bimas Budha Kemenag: Tempat Ibadah Jangan Ditutup

Dirjen Bimas Budha Kemenag: Tempat Ibadah Jangan Ditutup

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Rencana Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Budha Kementrian Agama (Kemenag) RI, Caliadi membuka gembok pintu masuk Klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Kabupaten Tuban gagal pada Kamis (13/8/2020) pukul 13.45 WIB.

Kedatangan Dirjen Caliadi yang didampingi pengurus kelompok Tio Eng Bo Cs alias Mardjojo, dihadang oleh kelompok pengurus Bambang Joko Santoso pengurus domisioner koordinator agama Konghucu TITD KSB Tuban.

"Tempat ibadah itu jangan ditutup. Kalau perselisihan pengurus silahkan diselesaikan di ranah hukum. Karena sejatinya rumah ibadah milik umat," terang Dirjen Caliadi kepada blokTuban.com.

Dia menghimbau kedua kelompok yang berseteru untuk membuka gembok. Kalau satunya tidak mau, silahkan kubu satunya yang dengan sadar membuka. Kalau urusan hukum silahkan ke pengadilan.

Kedatangannya ke Tuban hanya ingin menegaskan, kalau setiap tempat ibadah kewenangannya di bawah Kemenag. Caliadi mengakui jika dirinya bukanlah eksekutor, tapi ini untuk kepentingan umat.

"Saya harapkan semuanya lebih santai karena ini rumah ibadah. Kita semua harus sama-sama punya kesadaran supaya umat bisa kembali beribadah. Jangan emosi, dan kalau begini terus kapan selesainya," tambahnya.

Dia juga memastikan terbitnya ijin sudah sesuai prosedur, meski pun masih ada sengketa. Dirjen Bimas Budha memiliki SOP dan dalam hal ini yang tidak mau membuka gerbang kelompok Bambang dan Alim.

Sementara, kuasa hukum Bambang, Heri Tri Widodo menyampaikan, idealnya Dirjen datang ke Klenteng membawa surat kuasa Kemenag. Caliadi selaku pejabat hanya memiliki wewenang di wilayah administratif, bukan yudikatif. Selain itu, dia bukan eksekutor terhadap tanda daftar yang sudah dibuat tersebut.

"Jadi kalau memaksa membuka tidak bisa, karena Dirjen Caliadi bukanlah eksekutor. Kami yakin pembukaan gembok akan dimanfaatkan untuk menguasai TITD," sambung Heri.

Ditambahkan oleh Farida Sulistyani Kuasa Hukum Bambang Djoko Santoso. Bahwa penggembokan yang dilakukan kelompok Mardjojo sudah dilaporkan ke Polda Jawa Timur. Sehingga Dirjen Caliadi tidak pantas datang untuk membuka gembok, karena sedang dalam perkara penyidikan polisi.

"Dirjen datang kesini tidak pantas, karena kami sudah banding sesuai UU nomor 30 tahun 2014. Kita tidak mau dibenturkan antara Budha, Konghucu dan lainnya," tandasnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Binmas, kemenag, tuban, klenteng



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more