18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG

bloktuban.com | Saturday, 08 August 2020 15:00

Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Seribu lebih nelayan di Kabupaten Tuban sejak 2016 lalu telah beralih dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Lebih hemat alasan utama para nelayan memilihnya.

Penggunaan Konverter Kit (konkit) BBG, menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Tuban, Amenan, lebih hemat dan efisien Rp43 ribu. Hitungan sederhananya dalam sehari, jika pakai bensin kurang lebih habis Rp60 ribu. Sedangkan kalau pakai gas 2 tabung hanya Rp34 ribu, itupun bisa dipakai 2 hingga 3 kali melaut.

"Konkit BBG ini sebagai teknologi ramah lingkungan," terang Amenan kepada blokTuban.com, Sabtu (8/8/2020).

Pria asal Nganjuk ini menambahkan, program konverter BBG sangat membantu mengurangi biaya operasional dan lebih hemat baik bahan bakar maupun persiapan melaut.

Yang lebih penting bisa mengurangi polusi sebagai bentuk mendukung program langit biru. Program ini harapannya bisa menambah penghasilan dan mengurangi kemiskinan.

"Di Tuban ada 2.084 nelayan masuk kriteria miskin," terang mantan Kabag Kesra Tuban.

Catatan Diskanak, di tahun 2016 ada 330 nelayan yang menggunakan Konverter BBG. Disusul tahun 2017 ada 566 nelayan, tahun 2018 ada 200 nelayan, tahun 2019 ada 227 nelayan, dan tahun 2020 ini ada sekitar 117 nelayan yang beralih.

Amenan berharap ke depan semakin banyak nelayan yang menggunakan Konverter BBG ini. Selain itu, jumlah kouta bantuan dari Pertamina bisa terus bertambah.

Diketahui, Pertamina siap menindaklanjuti penugasan Pemerintah untuk mendistribusikan 35.000 paket Konverter Kit (Konkit) untuk nelayan dan petani. Rinciannya, sebanyak 25.000 Konkit untuk nelayan  di 42 kabupaten dan kota serta sebanyak 10.000 paket untuk petani di 24 kabupaten dan kota. 

Jawa Timur menjadi salah satu titik distribusi dari 17 Provinsi di Indonesia. Vice Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, paket Konkit untuk nelayan sejak tahun 2016 dan hingga tahun 2019 telah mendistribusikan 60.859 paket Konkit. Sementara untuk petani, Pertamina telah mendistibusikan paket Konkit sebanyak 1.000 paket yang dilakukan sejak tahun 2019.

"Paket Konkit ini akan membantu meringankan biaya operasional kapal penangkap ikan bagi nelayan serta mesin pompa air bagi petani, karena lebih hemat, efisien serta lebih ramah lingkungan. Perawatan mesin juga menjadi lebih mudah,” tandas Fajriyah. [ali/rom]

Tag : konverter kit, gas, bbg, bahan bakar gas, nelayan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more