18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pertamina Siap Distribusikan 35 Ribu Paket Konverter Kit untuk Nelayan & Petani

bloktuban.com | Thursday, 06 August 2020 09:00

Pertamina Siap Distribusikan 35 Ribu Paket Konverter Kit untuk Nelayan & Petani

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pertamina siap menindaklanjuti penugasan Pemerintah untuk mendistribusikan 35.000 paket Konverter Kit (Konkit) untuk nelayan dan petani. Rinciannya, sebanyak 25.000 Konkit untuk nelayan di 42 kabupaten dan kota serta sebanyak 10.000 paket untuk petani di 24 kabupaten dan kota.

Vice Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan, Pertamina mendapat penugasan melakukan konversi BBM ke BBG sebagaimana Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran Tahun Anggaran  2020 yang ditandatangani di Jakarta, Selasa (4/8/2020) oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial.

Waktu itu didampingi Sesditjen Migas Iwan Prasetya Adhi dan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso. Sementara hadir mewakili PT Pertamina dalam acara ini adalah SVP Shipping PT Pertamina (Persero) Joko Eko dan Direktur Marketing PT Pertamina Patra Niaga sebagai Commercial and Trading Business Group Pertamina, Jumali.

Perjanjian ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen Konversi BBM k BBG untuk Nelayan, Irene Yulianingsih Sasaran, VP LPG Sales PT Pertamina (Persero), Primarini dan Pejabat Pembuat Komitmen Konversi BBM ke BBG untuk Petani Sasaran, Safriyanto.

“Setelah penandatanganan perjanjian, Pertamina bergerak cepat, segera melakukan proses pengadaan yang ditargetkan selesai pada akhir September 2020, sehingga pada minggu kedua Oktober 2020 sudah mulai bisa didistribusikan,” ujar Fajriyah dalam laman resmi Pertamina.

Pertamina juga akan menyiapkan pangkalan di wilayah petani dan nelayan yang menjadi sasaran untuk mendukung  ketersediaan isi ulang LPG.

Menurut Fajriyah, Pertamina telah mendistribusikan paket Konkit untuk nelayan sejak tahun 2016 dan hingga tahun 2019 telah mendistribusikan 60.859 paket Konkit. Sementara untuk petani, Pertamina telah mendistibusikan paket Konkit sebanyak 1.000 paket yang dilakukan sejak tahun 2019.

Pada tahun 2020, tambah Fajriyah, Pertamina akan mendistribusikan paket konkit untuk nelayan sasaran di 17 provinsi, 42 kabupaten/kota. Ke 17 provinsi tersebut adalah Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Sedangkan paket konkit untuk petani sasaran akan dibagikan sebanyak 10.000 paket di 6 provinsi, 24 kabupaten/kota. Pertamina akan menjalankan tugas ini sesuai target dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Paket Konkit ini akan membantu meringankan biaya operasional kapal penangkap ikan bagi nelayan serta mesin pompa air bagi petani, karena lebih hemat, efisien serta lebih ramah lingkungan. Perawatan mesin juga menjadi lebih mudah,” tambah Fajriyah.

Sebelumnya Kabupaten Tuban tercatat tiga kali menerima bantuan Konkit. Pada tahun 2016, telah dibagikan 330 paket dan 2017 sebanyak 566 paket. Total hingga 2018, jumlah paket yang dibagikan untuk Kabupaten Tuban sebanyak 1.096 paket.

"Semoga Tuban mendapatkan sesuai kebutuhan Konkit," pungkas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban, Murtadji kepada blokTuban.com, Rabu (5/8/2020). [ali/rom]

Tag : pertamina, konverter kit



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more