17:00 . Peduli Korban Bencana NTT, IMM Tuban Galang Bantuan Kemanusiaan   |   16:00 . Sekelompok Pendekar Diduga Rusak Dua Motor di Jenu   |   14:00 . Ikut Turnamen Karate Internasional, Dua Atlet KRC Tuban Raih Medali Perak   |   13:00 . Siswa-Siswi Panyuran Berwisata Edukasi ke Sentra Kerajinan Gerabah Ngadirejo   |   11:00 . Bersih Desa dan Megengan, Tradisi Warga Tuban Sambut Ramadan   |   07:00 . Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun   |   17:00 . Antisipasi Hal Buruk, Puluhan Senapan Angin Perbakin KONI Dicek Polisi   |   16:00 . Digoyang Lindu, Warga Pinggiran Tuban Selatan Sempat Histeris   |   15:00 . Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Siswa SD di Plumpang Ikuti Trauma Healing   |   14:30 . Warga Tuban Rasakan Gempa   |   11:00 . BNNK: Baru Satu Tempat Karaoke Gelar Tes Urine Mandiri   |   10:00 . Dari Kanor - Rengel, akan Berlanjut Jembatan Kedewan - Kenduruan   |   09:00 . Kapasitas Jabung Ring Dyke Tuban 30,4 Juta Liter Air   |   07:00 . Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh   |   17:00 . Sempat Putus Asa, Penyandang Difabel Ini Kembali Semangat setelah Mendapat Kaki Palsu   |  
Sun, 11 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bersama Kapolres dan Dandim, Bupati Tuban Tinjau Penerapan AKB di Objek Wisata

bloktuban.com | Tuesday, 28 July 2020 08:00

Bersama Kapolres dan Dandim, Bupati Tuban Tinjau Penerapan AKB di Objek Wisata

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Bupati Tuban, Fathul Huda melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Uji Coba Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada Usaha Bidang Pariwisata, Senin (27/7/2020). Monitoring dilakukan setelah dikeluarkan Surat Edaran Bupati tentang Tatanan Kenormalan (Adaptasi Kebiasaan Baru) pada Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggaraan Kesenian dan Pelaksanaan Hajatan.

Dalam monitoring tersebut, Bupati yang didampingi oleh Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono dan Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon, dan diikuti sejumlah pimpinan OPD diantaranya tempat wisata Pantai Kelapa Panyuran, Palang, Stadion Bumi Wali Tuban Sport Center dan Makam Sunan Bonang Tuban.

Bupati Tuban menyampaikan pelaksaaan Monev di tempat wisata ini adalah untuk memastikan penerapan AKB di tempat wisata sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Penerapan protokol kesehatan di objek wisata dimaksudkan untuk menjaga dan menjauhkan masyarakat dari bahaya Covid-19.

“Sekaligus memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban,” ungkapnya.

Penanganan Covid-19 harus jalan beriringan antara kesehatan dan perekonomian. Adanya pandemi Covid-19 selama kurang lebih 4 bulan, telah melatih masyarakat untuk disiplin pakai masker, menjaga kesehatan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kebiasaan yang sudah dilatih dapatnya diteruskan. Dengan demikian objek wisata dapat beroperasi kembali. Pembukaan objek harus tetap mematuhi prokotol kesehatan.

Tidak hanya pengelola objek wisata, tetapi juga pedagang, maupun pengunjung. Pengelola objek wisata harus membatasi jumlah pengunjung maksimal 30 persen dari total kapasitas objek wisata.

“Pembukaan industri pariwisata dan penyelenggaraan kesenian dapat bergerak dan pulih kembali tanpa mengesampingkan anjuran protokol kesehatan,” jelasnya.

Saat ini Kabupaten Tuban sudah ditetapkan menjadi  Zona Orange oleh Pemerintah Provinsi Jatim dengan tingkat kesembuhan pasien lebih 65 Persen. Ditargetkan Kabupaten Tuban dapat menjadi Zona Hijau dalam kurun waktu paling 2 bulan ke depan.

“Harapannya dapat mencapai 98 persen sehingga perlu mendapat dukungan dari semua stakeholder dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban, Sutrisno Rahmat menyebutkan pihaknya telah menerapkan sejumlah protokol kesehatan, seperti mewajibkan penggunaan masker dan tersedianya fasilitas pengecekan suhu dan cuci tangan.

Terkait Adaptasi Kebiasaan Baru, pengurus Makam Sunan Bonang mengharuskan rombongan peziarah untuk registrasi online melalui website www.sunanbonang.com dan melampirkan sejumlah persyaratan.

Tidak hanya itu, pengurus juga membatasi jumlah peziarah di lokasi makam maksimal 60 orang dengan lokasi yang telah ditata. Peziarah diberikan waktu untuk berziarah maksimal 25 menit.

“Selanjutnya, akan bergantian dengan peziarah lain yang telah menunggu di tempat yang telah ditentukan pengurus sebelumnya,” sambungnya.

Salah satu pedagang di sekitar Makam Sunan Bonang, Risna Agustin menyambut baik pembukaan objek wisata religi makam Sunan Bonang. Selama tutup, pengunjung Sunan Bonang hanya berasal dari lokal Kabupaten Tuban.

Ketika berdagang, lanjut Risna, menyediakan fasilitas cuci tangan dan mewajibkan pembelinya menggunakan masker. Hasil jualan sehati digunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah anak.

“Harapannya, dapat kembali ramai dan membawa berkah,” katanya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : akb, tuban, wisata



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more