17:00 . KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih   |   11:00 . Terapkan Sistem Tiket, Rumah Persinggahan Gelar Pameran Seni Rupa   |   10:00 . Satgas Covid-19 Tuban Minta Warga Batalkan Gelar Acara Hiburan   |   09:00 . Pencarian Korb4n H4nyut di Sungai Avur Desa Cendoro   |   08:00 . Hilang 3 Hari, Korban Hanyut Avour Suru Terapung di Jembatan Glodok   |   07:00 . Bantu Menstruasi Lebih lancar, Konsumsilah 5 Makanan Ini Secara Teratur   |   17:00 . Tinjau Tanggul Embung Jebol di Plumpang, BPBD: Penanganan Darurat Akan Dilakukan   |   15:00 . Perubahan Tata Ruang Wilayah Picu Banjir di Tuban   |   14:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   13:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |   11:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   10:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |   09:00 . Basarnas Pimpin Pencarian Korban Hanyut di Avour Suru, Fokus di 6 Titik   |   07:00 . Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!   |   23:00 . Tanggul Embung Jebol, 110 KK di Desa Sumberagung Terendam Banjir   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sepekan Jelang Idul Adha, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik

bloktuban.com | Saturday, 25 July 2020 15:00

Sepekan Jelang Idul Adha, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik

Reporter: Nidya Marfis H

blokTuban.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok alami kenaikan sepekan menjelang hari raya Idul Adha. Berdasarkan pantauan blokTuban.com di Pasar Baru Tuban, Sabtu (25/7/2020) harga cabai mulai mengalami kenaikan. Untuk cabai kriting sebelumnya Rp 15 ribu kini naik menjadi Rp 20 ribu perkilogram, cabai biasa sebelum Rp 17 ribu naik menjadi Rp 21 ribu perkilogram dan untuk cabai rawit naik Rp 5 ribu dari harga sebelumnya Rp 15 ribu perkilogram.

"Setiap hari ada kenaikan Rp 2 ribu - Rp 3 ribu,"ujar salah seorang pedagang cabai di Pasar Baru Tuban. Supatmi (40).

Tak hanya cabai yang mengalami kenaikan, harga daging ayam dan telur juga mengalami hal yang sama. Untuk satu kilogram daging ayam boiler dari Rp 29 ribu kini naik menjadi Rp 33 ribu, untuk daging ayam kampung dari Rp 61 ribu, kini naik menjadi Rp 65 ribu dan untuk telur ayam pertelur naik Rp 2000 ribu dari harga sebelumnya Rp 23 ribu.

"Untuk daging ayam boiler beberapa hari lalu sempat turu, kini mengalami kenaikan lagi," ujar pedagan telur. Tutik (37).

Sedangkan, untuk harga bawang merah dan bawang putih masih relatif stabil dalam sepekan terakhir ini. Untuk harga bawang merah Rp 26 ribu perkilogram dan untuk bawang putih Rp 14 ribu perkilogram.

"Untuk komoditas bawang- bawangan belum ada kenaikan,"tandasnya. [nid/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kebutuhan, pokok, tuban, harga



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more