18:00 . Tingkatkan Pelayanan di Mapolres, Kapolres Operasionalkan Golf Car   |   16:00 . Camat Palang: 40 Rumah di Panyuran Terdampak Banjir Bandang   |   14:00 . 524 Lembar Surat Suara Pilkada Rusak   |   12:00 . BMKG: Hari Ini Sebagian Tuban Berawan dan Hujan Ringan   |   12:00 . Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Tuban Dicek Rutin   |   11:00 . Tanggul Jebol, Puluhan Hektar Tanaman Padi di Rahayu Rusak   |   08:00 . Pererat Silaturrahim, DPRD Tuban Gelar Media Gathering   |   19:00 . Pria Tangerang Ditemukan Meninggal Dunia Tanpa Busana di Hotel Tuban   |   18:00 . Paduan Suara Kopri Ronggolawe Raih Juara Satu, Lomba Unjuk Bakat Harlah Kopri   |   14:00 . Kerajinan Pelepah Pisang Tuban Diekspor ke Eropa   |   11:00 . Banser Tuban Satu Komando Ikuti Apel Kebangsaan Daring   |   10:00 . Ganjar Pranowo Turun Gunung Ajak Kader Banteng Menangkan Setia Negara   |   08:00 . Mas Safuan, Wartawan yang Tak Henti Menulis Itu Berpulang   |   14:00 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   13:00 . Semangat Perubahan Menuju Organisasi Modern, PSMTI Jatim Gelar Musprov IV   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 23 July 2020 11:00

Budidaya Jeruk Lemon California, Pilot Project CSR TPPI Tuban

Budidaya Jeruk Lemon California, Pilot Project CSR TPPI Tuban

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) bidang perberdayaan masyarakat. Kali ini fokus pada budidaya jeruk lemon California yang ditanam pada lahan kas desa seluas 1 hektare dengan jumlah 1.100 tanaman yang berjarak 3 meter setiap tanaman.

Jenis tanaman ini dipilih setelah melalui kajian yang cukup mendalam mulai dari kesesuaian tanah, kemudahan perawatan, jangka waktu panen hingga pemasarannya.

Pilot project yang digagas oleh CSR TPPI ini mungkin baru pertama kali di Kabupaten Tuban setelah melakukan studi banding di Kabupaten Magetan dan Trenggalek.

Secara terpisah PR & CSR Section Head PT. TPPI, Taheran Sidik Prabowo mengatakan penanaman jeruk lemon yang melibatkan kelompok tani di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu diharapkan dapat menjadi titik tolak perubahan metode cara bertani konvensional menjadi petani modern.

"Dimana tanaman jeruk ini dapat dipanen mulai usia 1 tahun hingga 25 tahun ke depan," terang Taheran kepada blokTuban.com, Kamis (23/7/2020).

Pada masa satu tahun sebelum masa panen inipun, para petani masih bisa menikmati hasil panen pertanian seperti semangka, melon, lombok, kacang tanah, ketela rambat, jagung dan lain-lain dengan cara menanam jenis tanaman tersebut di sela-sela tanaman jeruk lemon yang masing-masing berjalak tiga meter tersebut (tumpang sari).

Untuk biaya perawatan serta penyiraman tanaman tumpang sari itupun, tidak membutuhkan biaya mahal karena diikutkan biaya perawatan, pemupukan dan penyiraman jeruk lemon yang dilakukan setiap tiga hari sekali selama musim kemarau. Sedangkan saat musim hujan hanya membutuhkan biaya perapian tanaman, pemupukan dan pembersihan rumput saja.

"Menanam jeruk lemon tidak membutuhkan pupuk yang ada dipasaran, tetapi menggunakan pupuk yang di supply oleh penyedia bibit jeruk dengan sistem pembayaran saat masa panen, sehingga tidak perlu kawatir terhadap ketergantungan pupuk atau kelangkaan pupuk," imbuhnya.

Setelah usia satu tahun, jeruk lemon mulai berbuah dan hasil panen akan dibeli dengan sistem kontrak harga selama tiga tahun oleh perusahaan rekanan. Setelah tiga tahun akan diperpanjang kontrak lagi dengan penyesuaian harga saat itu.

Jenis, kualitas dan ukuran jeruk juga tidak menjadi masalah bagi perusahaan, semua akan dibeli. Hal ini dikarenakan pasar jeruk lemon tidak hanya untuk dikonsumsi sebagai buah murni saja, tetapi juga untuk bahan baku kosmetik, minuman dan pencuci piring sehingga pangsa pasar jeruk lemon sangat luas dan berjangka panjang.

"Kalau petani konvensional setelah tiga bulan panen sudah bingung mencari dana untuk memulai tanam lagi, petani jeruk lemon akan panen setiap bulan dan akan memulai menanam lagi setelah 25 tahun yang akan datang dengan perkiraan hasil panen setiap bulan sebesar Rp30-40 juta per bulan untuk lahan seluas 1 hektar," tandasnya. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Jeruk, tppi



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more