17:00 . KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih   |   11:00 . Terapkan Sistem Tiket, Rumah Persinggahan Gelar Pameran Seni Rupa   |   10:00 . Satgas Covid-19 Tuban Minta Warga Batalkan Gelar Acara Hiburan   |   09:00 . Pencarian Korb4n H4nyut di Sungai Avur Desa Cendoro   |   08:00 . Hilang 3 Hari, Korban Hanyut Avour Suru Terapung di Jembatan Glodok   |   07:00 . Bantu Menstruasi Lebih lancar, Konsumsilah 5 Makanan Ini Secara Teratur   |   17:00 . Tinjau Tanggul Embung Jebol di Plumpang, BPBD: Penanganan Darurat Akan Dilakukan   |   15:00 . Perubahan Tata Ruang Wilayah Picu Banjir di Tuban   |   14:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   13:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |   11:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   10:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |   09:00 . Basarnas Pimpin Pencarian Korban Hanyut di Avour Suru, Fokus di 6 Titik   |   07:00 . Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!   |   23:00 . Tanggul Embung Jebol, 110 KK di Desa Sumberagung Terendam Banjir   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tersinggung, Warga Bangilan Bacok Rekan Kerjanya

bloktuban.com | Thursday, 16 July 2020 09:00

Tersinggung, Warga Bangilan Bacok Rekan Kerjanya

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Dua warga Bangilan terlibat cekcok dan berakhir pembacokan, pada Rabu (15/7/2020). Akibatnya satu orang harus dilarikan ke rumah sakit, lantaran mengalami luka serius di punggungnya.

Kapolsek Bangilan, AKP Gunawan Wibisono ketika dikonfirmasi blokTuban.com membenarkan peristiwa tersebut. Diungkapkan Kapolsek, Korban bernama Imam Ghozali (57) warga Desa Kedungmulyo dan pelaku M. Saifudin (28) warga Desa Kedungharjo.

"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di gudang penggilingan saudara M. Aliyul Himam Desa Kedungharjo," terang Kapolsek pada Rabu malam.

Berdasarkan penjelasan Kapolsek, korban dan tersangka sama-sama bekerjadi di penggilingan milik Himam. Motif pembacokan sendiri, lantaran pelaku tersinggung terhadap ucapan korban.

"Lantaran tersinggung, pelaku pulang mengambil sabit dan membacok korban memakai sabit ke arah punggung hingga mengalami luka robek," bebernya panjang lebar.

Melihat kondisi korban yang terluka, lanjut Gunawan, warga kemudian memberi pertolongan dan melarikan ke Puskesmas Bangilan. Selanjutnya keluarga korban melapor ke Polsek Bangilan guna proses penyidikan.

"Barang bukti berupa sebilah sabit berhasil kami amankan. Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) undang undang Darurat no. 12 thn 1951 dan pasal 351 ayat (1) KUHP," pungkasnya. [rof/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pembacokan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more