07:00 . Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak   |   12:00 . Kecelakaan di Pakah-Soko, Pemotor Meninggal, Mobil Pengisi ATM Terbalik   |   11:00 . Jalan Pantura Ditanami Pisang   |   08:00 . Pekerja Industri Mulai Donorkan Plasma Konvalesen di PMI   |   07:00 . Usai Divaksin, Bisakah Penerima Tularkan Covid-19??   |   17:00 . 6 Jenis Pohon Ini Ditanam di Pantai Semilir   |   16:00 . Tak Segan Putus Kontrak Supplier Jika Pasok Beras BPNT Jelek   |   15:00 . Tiga Bulan Pertama 2021, BMKG Ingatkan Ada Multi Resiko Bencana   |   11:00 . Kepergok Tak Pakai Masker, Pelanggar Dihukum Push Up   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |   17:00 . Agen E-Warung: Beras BPNT Harus Sesuai Pedum, Kalau Tidak Akan Ditolak   |   15:00 . Perangkat Desa Positif Covid-19, Kantor Desa Semanding Ditutup   |   13:00 . Warga Minta Kasun Yang Digrebek Saat Selingkuh Diberhentikan   |   12:00 . SIG Pasok 11.500 Meter Kubik Beton untuk Masjid Istiqlal   |   11:00 . Data KPM BPNT Tuban yang Dihapus Sistem Diajukan Ulang ke Kemensos   |  
Mon, 18 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pengeboran Sumur Pengembangan Mudi-26, PHE TEJ Sebut 62 Persen Tenaga Kerja Lokal

bloktuban.com | Wednesday, 15 July 2020 20:00

Pengeboran Sumur Pengembangan Mudi-26, PHE TEJ Sebut 62 Persen Tenaga Kerja Lokal

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, menghadiri rapat secara daring upacara Tajak Pengeboran Sumur Pengembangan Mudi-26 Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) di salah satu Hotel di Kabupaten Tuban, Rabu (15/07/2020). 

Pada kesempatan itu, Wabup Tuban meminta agar dalam pengembangan operasional kegiatan pengeboran tersebut dapat terus melibatkan masyarakat sekitar dengan jumlah yang terus ditingkatkan. Salah satunya, melibatkan warga untuk menjadi tenaga kerja sesuai kemampuan dengan dan kebutuhan perusahaan.

“Semoga dapat berjalan lancar dan tanpa adanya fatality,” terang Wabup dua periode tersebut.

Lebih lanjut, Wabup kelahiran Rengel itu juga menekankan, jika penyerapan warga lokal sebagai tenaga kerja sangat diharapkan masyarakat serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Mengingat saat ini banyak warga yang terdampak akibat pandemi Covid-19 kehilangan mata pencaharian. 

Selain menyerap tenaga kerja, dia juga berharap pengembangan proyek membawa multiplayer efek lainnya, sehingga dapat mendukung pergerakan roda perekonomian warga di Kabupaten Tuban.

Wabup juga menyampaikan terima kasih atas dilibatkannya warga desa sekitar dengan kompetensi yang mumpuni menjadi teknisi pada kegiatan pengeboran. Sebab, pengeboran kali ini menjadi pengembangan dari sumur minyak di Desa Rahayu, Kecamatan Soko.

Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan produksi migas nasional. Selain itu, dampaknya juga dapat membawa manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Tuban, khususnya warga sekitar.

Terkait hal itu, General Manajer PHE TEJ, Darwin Tangkalalo menjelaskan, kegiatan pengeboran ini sebagai wujud komitmen Pertamina untuk terus berkontribusi dalam membangun ketahanan energi Migas nasional, meski pada masa pandemi Covid-19. 

Di samping itu juga dalam rabgka mendukung pergerakan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun multiplayer efek lainnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tuban dan warga yang telah mendukung operasional penanjakan sumur pengembangan MUDI 26,” ujarnya. 

Darwin juga mengungkapkan, PHE TEJ berkomitmen menjalankan pengeboran sesuai prosedur keamanaan atau HSSE maupun protokol kesehatan Covid-19. Dengan begitu, akan mampu memproduksi migas secara optimal dengan zero fatality.

Sementara itu, Field Manajer PHE TEJ, Taryono menyatakan pihaknya telah siap melakukan tajak sumur pengembangan MUDI 26 Patch B di Desa Rahayu dengan kedalaman 9.604 feet. 

Total waktu operasional selama 36 hari dengan rincian 28 hari pengeboran  (dry hole basis) dan 8 hari masa produksi (completion basis). "Pengeboran ini ditargetkan mampu menghasilkan 200 barel oil,” jelasnya.

Adapun untuk jumlah pekerja yang dilibatkan pada pengeboran ini, kata Taryono ada sebanyak 198 pekerja, dengan rincian 75 orang (38 persen) adalah tenaga non-lokal dan 123 (62 persen) orang merupakan tenaga lokal. Tenaga lokal yang diserap berasal dari Desa Rahayu, Kebunagung dan Bulurejo.

“Pelibatan tenaga ahli dengan tujuan adanya transfer knowledge atau transfer pengetahuan bagi tenaga kerja lokal tentang pengeboran minyak,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, pada kegitan yang dihadiri hadiri Ketua DPRD, Wakil Kapolres, Kasdim 0811/Tuban dan kepala Dinas Lingkungan Hidup Tuban itu juga dibagikan paket sembako kepada sejumlah warga sekitar lokasi pengeboran oleh Camat bersama Forkopimka Soko. Kegiatan ini juga diikuti pegawai PHE TEJ yang berada di lokasi pengeboran di Desa Rahayu.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pertamina, sumur, mudi



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more