20:00 . Ketum DPN PPDI dan PP PPDI Bakal Hadiri Acara Pelantikan di Tuban   |   19:00 . Daging BPNT Busuk, Sempat Dimasak KPM dan Dimuntahkan   |   18:00 . Terima Rekom PAN, Setiajit Siap Bertarung   |   17:00 . Korsleting Listrik, Kedai di Rest Area Tuban Terbakar   |   16:00 . Farida Hidayati Serahkan Kendaraan Pendukung Penanganan Covid-19   |   11:00 . Satpol PP Imbau Masyarakat Disiplin Pakai Masker, Kecuali Sedang ini...   |   10:00 . KPU Tuban Laksanakan PAW PPK Kecamatan Semanding   |   09:00 . Pemkab Janji Serap Masker dan APD Lokal   |   08:00 . Rawan Pohon Tumbang, Dua Pengendara Motor Jadi Korban   |   07:00 . Setop, Jangan Kulum Bibir untuk Ratakan Lipstik   |   21:00 . DPRD Tuban: Air Bengawan Solo Kembalikan Kejayaan Lumbung Pangan di Tuban Selatan   |   21:00 . Farida Hidayati Tinjau Lokasi Rencana Ketahanan Air di Tuban   |   20:00 . HUT RI Tahun Ini Terbatas, Tidak Ada Pawai Budaya dan Lomba   |   19:00 . Hari Ini, Kampanye Tuban Bermasker di Wilayah Ujung Selatan   |   18:00 . Fenomena Buat Video Tik-Tok di Traffic Light, Ini Imbuan Kasatlantas   |  
Thu, 13 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 10 July 2020 13:00

Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat

Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati dalam siaran resminya, Kamis (9/7/2020) menyebutkan Gudang Garam menjadi klaster baru penyebaran corona di Bumi Wali.

Di klaster tersebut terdapat tiga pasien konfirmasi positif yaitu perempuan 30 dan 38 tahun asal Kecamatan Palang dan perempuan 38 tahun asal Kecamatan Plumpang.

Penyebutan GG sebagai klaster baru dirasa tidak tepat. Versi ini diungkap Dinas Koperasi Peridustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, setelah berkoordinasi dengan mitra GG yaitu PT. Mahkota Nusantara.

"Kurang tepat GG disebut klaster baru," terang Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya kepada blokTuban.com, Jumat (10/7/2020).

Intinya lanjut Mantan Kabag Humas Pemkab, yang terkonfirmasi positif tiga orang adalah karyawan PT. Mahkota Nusantara mitra GG. Yang bersangkutan sejak libur hari raya lebaran kemarin belum pernah masuk dan ikut proses produksi.

Adapun kronologisnya setelah libur lebaran tiga minggu semua karyawan di rapid test, untuk mengawali masuk kerja. Hasil rapid 35 reaktif, mereka tidak boleh masuk, selanjutnya di swab tiga orang terkonfirmasi positif.

"Yang 35 termasuk tiga yang terkonfirmasi positif sama sekali tidak ikut proses produksi, sehingga dapat disimpulkan mereka tertular saat libur lebaran," imbuh mantan Camat Montong.

GG selama ini terbilang serius mendukung upaya pemerintah memotong rantai sebaran virus. Standar protokol Covid di pabrik diberlakukan dengan ketat.

Pada tanggal 2-4 Juli 2020 dilakukan rapid test kedua sebanyak 1.756 karyawan hasilnya non reaktif semua. Diskoperindah terlibat mendampingi saat rapid test berlangsung.

Jika melihat kronologis ini tidak tetap kalau kluster penyebaran ada di lokasi PT. Mahkota Nusantara sebagai mitra GG. "Sebagai bentuk kepedulian perusahaan, selama ini semua karyawan masih di gaji bulanan," tambah Agus.

Menyikapi GG sebagai klaster baru, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan ketiga orang yang positif sudah menjalani isolasi. Selain itu, GG sudah pernah ditutup beberapa hari untuk penyemprotan desinfektan.

Di samping itu, wajib mentaati protokol kesehatan mulai pakai masker, jaga jarak bekerja, cuci tangan pakai sabun keluar masuk pabrik dan jangan bergerombol dan salaman.

"Soal buka atau tutup pabrik wewenang Diskoperindag," tandas mantan Kepala Puskesmas Tambakboyo. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : klaster, covid, corona, penyebaran



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more