18:00 . Ansor Palang Berbagi Takjil Setiap Hari di Bulan Ramadan   |   12:00 . Makin Terpuruk Pedagang Oleh-oleh di Area Makam Sunan Bonang   |   11:00 . Cepu Field Selesai Perbaiki Pipa di Blora   |   10:00 . Perempuan Asal Bojonegoro Diamankan Satpol PP Tuban di Eks Lokalisasi Gandul   |   09:00 . Janji Bupati Naikkan Gaji GTT dan PTT Setara UMR Belum Terwujud   |   08:00 . TPPI Terjunkan Penyelamat hingga Sediakan Peralatan Screening GeNose   |   07:00 . Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa   |   19:00 . Pulang Naik Bus, Nelayan Jabar Bahagia Bisa Jumpa Keluarga   |   18:00 . Lapas Tuban Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 di Panti Asuhan   |   17:00 . Bersinergi, Forkopimka Grabagan Jalin Silaturrahmi Perguruan Silat   |   15:00 . Sekdes Campurejo Akhirnya Dilantik Sesudah Penetapan PJ Kades   |   14:00 . Nelayan Korban Kapal Terbakar Jalani Tes GeNose Covid-19   |   13:00 . Bupati Tuban Sampaikan Capaian Kinerja 10 Tahun   |   12:00 . Nelayan Korban Kapal Terbakar Dijemput Dua Tugboat   |   11:00 . Sejumlah Tim Bersiap Jemput Kedatangan Nelayan di Pelabuhan TBBM Tuban   |  
Sun, 18 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri

bloktuban.com | Wednesday, 08 July 2020 13:00

Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Seratus persen kilang minyak di Kabupaten Tuban bakal mengolah minyak mentah dari luar negeri. Diantaranya minyak mentah dari Venezuela dengan harga murah.

Ditambah 60 persen dari 300 ribu barel per hari maksimal akan dipenuhi oleh mitra Pertamina di Kilang Tuban, PT. Rosneft Oil Company dari Rusia. Itupun akan dikaji keonomiannya supaya mendatangkan keuntungkan bagi perusahaan.

Informasi tersebut dipaparkan Project Coordinator GRR Tuban dari Pertamina, Kadek Ambara Jaya saat bertemu media Tuban, Rabu (8/7/2020) siang.

Sejak awal berdirinya Kilang Tuban, Pertamina berharap bisa menutup defisit produksi yang terus membesar. Saat ini skala nasional membutuhkan minyak mentah 1,8 juta barel per harinya.

Berdasarkan data Trading Economic per Agustus 2019 produksi minyak bumi Indonesia berada pada angka 659 ribu bph (barel per hari). Angka tersebut semakin sedikit jika dibandingkan dengan 10 atau 20 tahun lalu.

Di tahun 2000 saja, produksi minyak bumi Indonesia masih berada di kisaran 1,5 juta bph. Terus turun pada tahun 2010 menjadi 1 juta bph.

"Desain Kilang Tuban akan mengolah minyak asam atau bersulfur tinggi. Kalau di Indonesia dikenal minyak mentah yang manis," terang Kadek disela acara.

Kadek juga menjelaskan alasan tidak memakai minyak mentah dari dalam negeri misalnya dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, karena jenis minyaknya mengandung sulfur agak tinggi. Kendati demikian, masih lebih tinggi dengan yang ada di Timur Tengah.

Dalam syarat mencari partner di awal, Rosneft harus punya ladang minyak dan kilang. Syarat ini untuk meminimalkan resiko kerjasama investasi yang sangat besar.

Lebih dari itu, Kilang Tuban yang digaungkan memakai teknologi canggih itu karena mengolah minyak berat. Untuk menghasilkan produk dengan spek euro 5 yang tidak berasa, dan kandungan sulfurnya sangat rendah.

Dari total lahan yang dibutuhkan untuk proyek kilang minyak dan petrokimia di Kabupaten Tuban, 95 persen lahan diantaranya telah dibebaskan. Proyek ini sempat terhenti beberapa saat sejak 2017 dengan nilai proyek Rp211,9 triliun.

Direktur Promosi Sektoral BKPM, Imam Soejoedi dalam keterangan resminya di Jakarta mengatakan penyelesaian proyek ini adalah prioritas pemerintah. Tujuannya untuk membangun hilirisasi industri di dalam negeri.

"Sehingga Indonesia dapat mengurangi defisit neraca impor, ketergantungan akan impor minyak, dan membangun ketahanan energi nasional," terangnya.

BKPM sendiri memasukkan proyek kilang minyak di Tuban dalam daftar Rp708 triliun investasi mangkrak. Semenjak kerjasama antara Pertamina dan mitranya asal Rusia, Rosneft Oil Company proyek terkendala lahan. Februari 2020 proyek dilanjutkan setelah ada komunikasi dengan masyarakat.

Proyek yang berada di Kecamatan Jenu yang menempati lahan KLHK dan warga Desa Wadung, Kaliuntu, dan Sumurgeneng ini miliki PT. Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, yang merupakan usaha patungan antara Pertamina dengan saham 55 persen dan mitranya 45 persen. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : minyak, kilang, tuban, olahan, grr



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more