14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |  
Mon, 27 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri

bloktuban.com | Wednesday, 08 July 2020 13:00

Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Seratus persen kilang minyak di Kabupaten Tuban bakal mengolah minyak mentah dari luar negeri. Diantaranya minyak mentah dari Venezuela dengan harga murah.

Ditambah 60 persen dari 300 ribu barel per hari maksimal akan dipenuhi oleh mitra Pertamina di Kilang Tuban, PT. Rosneft Oil Company dari Rusia. Itupun akan dikaji keonomiannya supaya mendatangkan keuntungkan bagi perusahaan.

Informasi tersebut dipaparkan Project Coordinator GRR Tuban dari Pertamina, Kadek Ambara Jaya saat bertemu media Tuban, Rabu (8/7/2020) siang.

Sejak awal berdirinya Kilang Tuban, Pertamina berharap bisa menutup defisit produksi yang terus membesar. Saat ini skala nasional membutuhkan minyak mentah 1,8 juta barel per harinya.

Berdasarkan data Trading Economic per Agustus 2019 produksi minyak bumi Indonesia berada pada angka 659 ribu bph (barel per hari). Angka tersebut semakin sedikit jika dibandingkan dengan 10 atau 20 tahun lalu.

Di tahun 2000 saja, produksi minyak bumi Indonesia masih berada di kisaran 1,5 juta bph. Terus turun pada tahun 2010 menjadi 1 juta bph.

"Desain Kilang Tuban akan mengolah minyak asam atau bersulfur tinggi. Kalau di Indonesia dikenal minyak mentah yang manis," terang Kadek disela acara.

Kadek juga menjelaskan alasan tidak memakai minyak mentah dari dalam negeri misalnya dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, karena jenis minyaknya mengandung sulfur agak tinggi. Kendati demikian, masih lebih tinggi dengan yang ada di Timur Tengah.

Dalam syarat mencari partner di awal, Rosneft harus punya ladang minyak dan kilang. Syarat ini untuk meminimalkan resiko kerjasama investasi yang sangat besar.

Lebih dari itu, Kilang Tuban yang digaungkan memakai teknologi canggih itu karena mengolah minyak berat. Untuk menghasilkan produk dengan spek euro 5 yang tidak berasa, dan kandungan sulfurnya sangat rendah.

Dari total lahan yang dibutuhkan untuk proyek kilang minyak dan petrokimia di Kabupaten Tuban, 95 persen lahan diantaranya telah dibebaskan. Proyek ini sempat terhenti beberapa saat sejak 2017 dengan nilai proyek Rp211,9 triliun.

Direktur Promosi Sektoral BKPM, Imam Soejoedi dalam keterangan resminya di Jakarta mengatakan penyelesaian proyek ini adalah prioritas pemerintah. Tujuannya untuk membangun hilirisasi industri di dalam negeri.

"Sehingga Indonesia dapat mengurangi defisit neraca impor, ketergantungan akan impor minyak, dan membangun ketahanan energi nasional," terangnya.

BKPM sendiri memasukkan proyek kilang minyak di Tuban dalam daftar Rp708 triliun investasi mangkrak. Semenjak kerjasama antara Pertamina dan mitranya asal Rusia, Rosneft Oil Company proyek terkendala lahan. Februari 2020 proyek dilanjutkan setelah ada komunikasi dengan masyarakat.

Proyek yang berada di Kecamatan Jenu yang menempati lahan KLHK dan warga Desa Wadung, Kaliuntu, dan Sumurgeneng ini miliki PT. Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, yang merupakan usaha patungan antara Pertamina dengan saham 55 persen dan mitranya 45 persen. [ali/ito]

Tag : minyak, kilang, tuban, olahan, grr



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more