07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Lapangan Sukowati Asset 4 Pertamina EP Catatkan Produksi 8.696 BOPD

bloktuban.com | Wednesday, 01 July 2020 10:00

Lapangan Sukowati Asset 4 Pertamina EP Catatkan Produksi 8.696 BOPD

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - PT Pertamina EP Asset 4 terus berupaya menjaga kinerja produksi minyak dan gas bumi di tengah bayang-bayang pandemi Covid-19. Salah satunya kegiatan produksi minyak di Lapangan Sukowati masih memberikan kontribusi tertinggi pada kinerja Asset 4 Pertamina EP.

Hingga April 2020 produksi minyak di Field Sukowati ini mencapai 8.696 Barel Oil Per Day (BOPD). Ini menjadi yang terbanyak dari total produksi minyak Asset 4 yang tercatat 15.437 barel minyak perhari.

General Manager PT Pertamina Asset 4, Agus Amperianto menjelaskan, pihaknya tetap menunjukkan upaya positif ditengah kondisi Triple Shock yang melanda Industri Migas Indonesia. Kondisi migas Indonesia saat ini tengah mengalami Triple Shock, yaitu melemahnya harga minyak dunia, tingginya nilai tukar dolar dan pandemi.

“Hal tersebut tentunya berdampak terhadap operasi kami di sektor hulu migas. Namun alhamdulillah dengan segala doa dan upaya, kami berhasil menyelesaikan pemboran sumur SKW-I03 di Sukowati Field dengan hasil uji produksi sumur ini memberikan kontribusi minyak sebesar 947 BOPD,” ujar Agus Amperianto dalam keterangan resminya. 

Capaian produksi PEP Asset 4 hingga April 2020, untuk Minyak mencapai 15,437 Barel per Hari (BOPD) atau 99,11 persen terhadap target. Sementara untuk Gas mencapai 171.76 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari (MMSCFD) atau 103.47 persen terhadap target.

Sumbangsih terbesar produksi untuk minyak dari Lapangan Sukowati yaitu 8,696 BOPD. Sedangkan sumbangsih terbesar produksi gas dari Lapangan Donggi Matindok yaitu 98,54 MMSCFD.

Disebutkan, pencapaian produksi April 2020 per field di Asset 4 masing masing Field Cepu Minyak sebesar 2,115 BOPD dan gas  ada 55.40 MMSCFD. Selanjutnya Field Poleng meliputi minyak  2,660 BOPD dan gas 4.57 MMSCFD. 

Kemudian Field Donggi Matindok ada kondensat :894 BCPD serta gas 98.54 MMSCFD. Untuk Field Sukowati tercatat produksi minyak: 8,696 BOPD dan gas  12.47 MMSCFD.

“Untuk Field Papua meliputi minyak  999 BOPD dan gas ada 0.78 MMSCFD. Serta Unitisasi Wakamuk ada minyak : 73 BOPD,” ujar General Manajer Asset 4 PTPertamina EP.

Agus bersyukur capaian produksi masih bisa mengejar target yang ditetapkan. Strategi optimisme dalam menyelesaikan target produksi hingga akhir tahun 2020, mengingat harga minyak dunia tengah mengalami penurunan yang signifikan, salah satunya dengan mempertahankan produksi eksisting agar tidak banyak sumur yang mengalami low and off serta mengoptimalkan produksi sumur tua.

Pihaknya juga menerapkan Cost Leadership melalui evaluasi Rencana Kerja Bor / Work Over / Well Intervention berdasarkan keekonomian dengan sensitivitas harga minyak. Pada akhir tahun 2020 kegiatan pemboran sumur baru sementara ditiadakan, pemboran ditunda ke tahun 2021, selain karena kondisi triple shock juga karena sedang dalam proses IPPKH dan penyiapan lokasi bor.

Selain fokus terhadap peningkatan produksi, pihaknya juga tetap berupaya meningkatkan cadangan migas baru melalui kegiatan eksplorasi yang salah satunya kegiatan Seismik di Papua telah selesai dilakukan di Februari 2020, namun saat ini masih dalam tahap evaluasi untuk pengembangan lapangan lanjut di Papua.

“Selain itu, saat ini juga sedang berlangsung beberapa study inhouse GGRP untuk mendapatkan peluang-peluang baru di Field Cepu, Donggi Matindok, Sukowati dan Papua. Harapan kami, setelah kondisi ini berlalu, kami bisa catch up dengan rencana yang sudah ditetapkan dan bisa memenuhi target produksi migas secara nasional,” pungkas Agus.[ali/ono]

 

Tag : pertamina, lapangansukowati, migas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more