17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . ´╗┐Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |   09:00 . Ponpes Langitan Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Tambah Dua Perempuan Positif, Kasus Corona di Tuban Belum Berhenti   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 30 June 2020 16:00

Cabuli 14 Siswa SD, Predator Pedofil di Tuban Terancam 15 Tahun Penjara

Cabuli 14 Siswa SD, Predator Pedofil di Tuban Terancam 15 Tahun Penjara

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - PS (43), tersangka pencabulan terhadap belasan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tuban menjalani sidang online perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Tuban, Selasa (30/6/2020).

Pria asal Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang juga berprofesi sebagai guru honorer tersebut, menjalani sidang perdananya atas kasus pelecehan seksual terhadap 14 siswa SD yang beberapa waktu lalu diungkap oleh tim dari Mabes Polri.

Humas PN Tuban, Donovan Akbar Kusumo Bhuwono mengungkapkan, sidang perdana kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur ini telah digelar secara online, dengan agenda pembacaan dakwaan.  

"Dalam sidang pertama itu, terdakwa dan penasehat hukumnya tidak mengajukan esepsi atau keberatan," terang Donovan kepada blokTuban.com.

Dia menambahkan, dalam sidang itu terdakwa didakwa 5 pasal, di antaranya adalah pasal UU ITE, UU Perlindungan anak dan UU Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 15 dan bisa ditambah sepertiganya menjadi 20 tahun.

"Sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi dari Penuntut Umum akan kembali digelar pada Selasa 2 Juli 2020 nanti," imbuh Donovan.

Donovan menjelaskan, dalam kasus ini tersangka telah melakukan tindak pencabulan terhadap 14 siswa SD. Pelaku juga merekam dan menyebarkan foto dan video adegan tidak senonoh tersebut lewat media sosial.

Perbuatan itu, berdasarkan pembacaan dakwaan telah dilakukan oleh pelaku sejak tahun 2019 dan berhasil diungkap awal 2020 oleh tim dari Mabes Polri.[hud/col]


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pencabulan, penjara, tersangka



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more