22:00 . Diduga Curi Kotak Amal Masjid, Pria Asal Gresik Ditangkap Warga   |   17:00 . Guru Ahli dan Pembina PBG Tuban Ikuti Webinar Digital Library   |   16:00 . Rektor dan Pejabat Struktural IAI AL Hikmah Tuban Periode 2020-2025 Resmi Dilantik   |   15:00 . Paslon Bupati Golkar Sudah Dikunci, Koalisi Partai Belum Diumumkan   |   12:00 . Pemuda-pemudi Tuban Deklarasi Gerakan Tuban Masker   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah Terbakar    |   08:00 . Seribu Tong Air dari Setiajit untuk Masyarakat   |   07:00 . Bersepeda Bisa Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui   |   20:00 . Lima Hari Kedepan, BMKG Peringatkan Waspada Gelombang Tinggi   |   18:00 . Jelang Tahun Ajaran Baru, Kemenag Kunjungi MIN 2 Tuban   |   17:00 . Pertama di Indonesia, SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Alur   |   16:00 . Progress Recovery CPP Gundih On The Track   |   15:00 . PT. Merdeka Nusantara Klarifikasi Perusahaan GG Bukan Klaster Baru   |   14:00 . Dinsos PPPA Yakin Pelaku Pembuangan Bayi Alami Tekanan Psikologi Berat   |   13:00 . Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat   |  
Sat, 11 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 25 June 2020 15:00

Pemkab Berjanji Perhatikan 115 Pesantren di Masa Pandemi

Pemkab Berjanji Perhatikan 115 Pesantren di Masa Pandemi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kebutuhan 115 pesantren di Kabupaten Tuban dalam pencegahan Covid-19 akan didata dan dipenuhi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Pendataan juga untuk mengetahui jadwal pesantren kembali beraktivitas, Kamis (25/6/2020).

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, mengungkapkan kualitas pendidikan di era pandemi memang harus diperhatikan, tidak terkecuali pesantren.

Pemkab akan  hadir ke pesantren. Sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan melalui Puskesmas dan mensosialisasikan tentang bahaya dan pencegahan Covid-19, penyediaan masker dan tepat cuci tanggan, serta penyediaan rapid test untuk yang bergejala.

"Ini sebagai wujud kerja sama pemerintah dengan pesantren dalam penanganan bahaya Covid-19," terang Wabup dua periode itu.

Dana penanganan corona dari APBD sebesar Rp280 miliar. Angka ini akan bisa bertambah sesuai yang dibutuhkan. Saat ini Pemkab juga terus berusaha memesan dan membeli alat rapid test, namun saat ini baru mendapatkan 1.300 buah.

Pemkab juga telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati untuk persiapan era New Normal atau Tatanan Hidup Baru yang di dalamnya, telah diterangkan protokol kesehatan di pesantren yang harus dipatuhi.

"Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pengasuh pesantren dan menyiapkan apa yang dibutuhkan sesuai dengan anggaran yang ada," sambung Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana terpisah.

Peran Puskesmas dan gugus tugas tingkat kecamatan dan desa akan dimaksimalkan. Diyakini dengan SDM di Puskesmas dan Gugus Tugas yang telah dibekali, persiapam new normal berjalan lancar.

Sebelumnya, Bupati Tuban, Fathul Huda mengundang para kiai dan pengurus pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tuban ke Rumah Dinas Bupati Pringgitan, Kompleks Pendopo Kridho Manunggal, Selasa (23/6/2020) lalu.

Pertemuan tertutup itu untuk mendengarkan usulan-usulan para kiai dan pengasuh pondok pesantren terkait kebijakan penerapan protokol kesehatan di lingkungan pesantren dan madrasah. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pesantren, covid, pendidikan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more