22:00 . Diduga Curi Kotak Amal Masjid, Pria Asal Gresik Ditangkap Warga   |   17:00 . Guru Ahli dan Pembina PBG Tuban Ikuti Webinar Digital Library   |   16:00 . Rektor dan Pejabat Struktural IAI AL Hikmah Tuban Periode 2020-2025 Resmi Dilantik   |   15:00 . Paslon Bupati Golkar Sudah Dikunci, Koalisi Partai Belum Diumumkan   |   12:00 . Pemuda-pemudi Tuban Deklarasi Gerakan Tuban Masker   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah Terbakar¬†   |   08:00 . Seribu Tong Air dari Setiajit untuk Masyarakat   |   07:00 . Bersepeda Bisa Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui   |   20:00 . Lima Hari Kedepan, BMKG Peringatkan Waspada Gelombang Tinggi   |   18:00 . Jelang Tahun Ajaran Baru, Kemenag Kunjungi MIN 2 Tuban   |   17:00 . Pertama di Indonesia, SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Alur   |   16:00 . Progress Recovery CPP Gundih On The Track   |   15:00 . PT. Merdeka Nusantara Klarifikasi Perusahaan GG Bukan Klaster Baru   |   14:00 . Dinsos PPPA Yakin Pelaku Pembuangan Bayi Alami Tekanan Psikologi Berat   |   13:00 . Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat   |  
Sun, 12 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 24 June 2020 14:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Ketua MUI: Santri Kurang Sehat Dilarang ke Pesantren

Ketua MUI: Santri Kurang Sehat Dilarang ke Pesantren

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Ketua Majelis Ulama Indonesa (MUI) Kabupaten Tuban, KH Abdul Matin Djawahir, menuturkan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah dimaksudkan menjaga pengasuh ponpes dan santri agar terhindar dari virus Corona. Di samping itu, untuk bersama-sama memutus penyebaran, Rabu (24/6/2020).

Pimpinan Ponpes Sunan Bejagung, Kecamatan Semanding itu menambahkan, mesti diupayakan pengasuh pondok menerapkan anjuran yang ada sesuai kemampuan masing-masing. Salah satunya adalah melarang santri yang kurang sehat kembali ke pondok.

“Jika sudah dinyatakan sehat baru boleh balik ke pondok, sedangkan yang hendak balik harus mengikuti protokol kesehatan," kata Kiai Matin.

Sementara itu Bupati Tuban, Fathul Huda meminta kepada pesantren terapkan protokol kesehatan. Hal itu disampaikan Bupati Huda di tengah para kiai dan pengasuh pesantren di Rumah Dinas Bupati  komplek Pendopo Kridho.

Bupati mengundang para kiai di Bumi Wali ini untuk meminta masukan dan usulan-usulan terkait kebijakan penerapan protokol kesehatan di lingkungan Ponpes dan madrasah.

Pemkab Tuban telah melakukan usaha penanganan Covid-19 secara lahir dan batin. Guna mendukung upaya tersebut, perlu dukungan para kiai untuk bersama  meningkatkan kepedulian terhadap masalah  virus Corona.

“Ulama dan pengasuh pondok pesantren diharapkan menjadi uswah atau suri tauladan,” jelas Bupati Huda.

Lebih lanjut, pengasuh Ponpes diharapkan mengikuti aturan protokol kesehatan dalam pengelolaan pondok. Diantaranya penyemprotan disinfektan, penyediaan cuci tangan, pengaturan jadwal dan kegiatan santri.

Langkah ini dilakukan semata-mata untuk menjaga dan melindungi santri. Mengingat keberadaan santri menjadi penerus perjuangan ulama untuk mensyiarkan Islam.

Orang nomor satu di Tuban ini berharap sinergitas yang lebih solid antar elemen di masyarakat. Instansi pemerintah bersama ulama dan masyarakat harus bergotong royong menangani Covid-19.

Pemkab Tuban siap memberi dukungan sesuai kemampuan anggaran yang ada. Diantaranya penyemprotan disinfektan, dan pemeriksaan jelang masuk pesantren.

“Saat ini sudah ada Kampung Tangguh Semeru, juga ada Desa Tangguh Bencana (Destana). Saya harap akan ada Pondok Pesantren Tangguh Bencana,” pungkasnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : waspada, corona, tuban, mui



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more