17:00 . AMSI-EMCL Menyerahkan APD untuk Nakes Tuban-Bojonegoro   |   13:00 . Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang   |   12:00 . Punya Pantai Sepanjang 65 KM, Tuban Bakal Dibentuk Satpolair   |   11:00 . Gelombang Kelima, 8 Kecamatan Didroping Air Bersih   |   10:00 . Kementrian ESDM Serahkan 117 Konverter Kit ke Nelayan Tuban   |   10:00 . Di Tengah Pandemi, 80 Ribu Masker Jadi Souvenir Pengunjung Pantai Kelapa   |   09:00 . Bawa Tuntutan Ketenagakerjaan, Warga 3 Desa di Tuban Demo PT. Rekind   |   08:00 . Kepala Dinsos Ancam Sanksi Tegas Pendamping Program Sosial yang Tak Netral   |   17:00 . Ekspedisi Buat 25 Jalur Panjat, Mahipal Buka Peluang Wisata   |   16:00 . Kasus Kekerasan Perempuan di Tuban Menurun   |   15:00 . Masyarakat Tuban Mulai Sadar Pentingnya Pakai Masker   |   12:00 . Pangdam Brawijaya: Berapa Pun Jumlah Personel Dibutuhkan, TNI Siap   |   09:00 . La Nina, Waspada Cuaca Buruk di Perairan Tuban-Lamongan   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   19:00 . Pangdam V Brawijaya Instruksikan Seluruh Babinsa Jadi Garda Depan Kampanye 3M   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 19 June 2020 15:00

Dokter Spesialis Forensik

Cara Manjur Juli Purwaningrum Agar Tak Alami Hal Mistis

Cara Manjur Juli Purwaningrum Agar Tak Alami Hal Mistis

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Menjadi dokter spesialis Forensik dan Medikolegal di RSUD dr. R. Koesma Tuban pastinya banyak cerita maupun pengalaman yang menarik.

Terlebih, sebagai spesialis forensik dan medikolegal yang harus selalu standby di kamar mayat atau kamar jenazah.

Seperti halnya, dr. Juli Purwaningrum Sp. FM, dokter perempuan spesialis forensik dan medikolegal yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Unit Pemulasaran Jenazah di RSUD dr. R. Koesma Tuban.

Kali ini, dokter jebolan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menceritakan berbagai pengalamanya selama menjadi dokter spesialis forensik dan medikolegal.

Menurutnya, selama menjadi dokter spesialis forensik dan medikolegal, dia merasakan iba saat menangani jenazah korban kecelakaan lalu lintas, yang kondisinya hancur karena terlindas kendaraan ketika hendak berangkat bekerja.

"Pengalaman, saya sangat merasa iba ketika menangani jenazah korban kecelakaan yang terlindas kendaraan. Kemudian saya periksa, kami rekontruksi supaya bagus kembali, selanjutnya kami rawat jenazahnya dan kami serahkan ke keluarganya," terang wanita yang akrab disapa Jupe tersebut.

Lebih lanjut, selama menjadi dokter spesialis forensik dan medikolegal, dia mengaku belum pernah mengalami hal-hal yang mistis usai menangani jenazah seseorang.

"Alhamdulillah tidak pernah mengalami hal mistis. Tapi ada caranya sebelum menangani jenazah, pertama kita harus berdoa kepada Allah, lalu meminta maaf kepada jenazah sebelum menangani jenazah seseorang," tandas Juli Purwaningrum.

Adapun untuk suka dukanya selama menjadi dokter spesialis, dia mengungkapkan, jika menjadi dokter spesialis forensik dan medikolegal agak rileks dibanding lainnya. Sedangkan untuk dukanya ketika ada otopsi kasus ketika malam hari.

"Kisah dukanya ketika saat otopsi kasus pada tengah malam hari dan itu mendadak. Otopsi bukan hanya bedah biasa, tapi saya enjoy karena selalu ditemani suami," imbuhnya.

Selanjutnya, dia menyampaikan kepada masyarakat, bahwa ilmu forensik itu bukanlah semacam ilmu yang masyarakat bilang. Seperti halnya otopsi itu untuk menjual organ, justru ilmu forensik adalah untuk menguak apa penyebab meninggalnya seseorang.

Sebab, ini sangat perlu karena jika dilihat secara kasat mata atau dari luar ini tidak akan bisa, sehingga perlu ilmu forensik. Terlebih saat ini di luar negeri ilmu forensik sudah maju, yakni forensik dengan teknologi.

"Jangan takut jika seandainya ada sesuatu tindak pidana lalu korbannya diotopsi. Kita memeriksa dengan baik lalu kita kembalikan dengan baik dan kita jahit dengan rapi," tutupnya. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : cerita, dokter, rsud tuban, forensik, dokter forensik



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more