15:00 . Tunjukkan Kreatifitasmu di Lomba Video Film Pendek   |   14:00 . Lomba Foto 9 Tahun bB, ini Syarat dan Ketentuannya   |   13:00 . Masih Dibuka, Yuk Ikuti Lomba 9 Tahun bB   |   12:00 . Percepat Kilang GRR, Lahan di 6 Desa Jadi Calon Pengganti TKD Wadung   |   10:00 . Ada 16 Catatan Rekomendasi Andalalin Kilang GRR Tuban   |   09:00 . Ber-KTP Tuban Bojonegoro, Bambang Joko Santoso Ditetapkan Tersangka   |   08:00 . TPPI Serahkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu   |   07:00 . Banyak Kehamilan Terjadi di Tengah Pandemi, Apa Kata Dokter?   |   21:00 . Kompetisi Sobat Bumi Pertamina Berhadiah Rp900 Juta   |   20:00 . Seorang Pemotor Asal Surabaya Meninggal, Anak yang Dibonceng Selamat   |   19:00 . Ratusan Warga Cepokorejo Minta Tambak Udang Tak Berizin Ditutup   |   18:00 . Kuasa Hukum Terduga Korupsi BPNT Keberatan Pernyataan Bupati   |   17:00 . Peduli Pesantren, TPPI Sumbang 3.000 Masker dan Alat Penunjang Tatanan Hidup Baru   |   15:00 . Bupati Isyaratkan Pembatasan Santri di Ponpes   |   14:00 . Desa Wajib Miliki Peta Kerawanan Bencana   |  
Fri, 03 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 04 June 2020 14:00

Usaha Pariwisata Akan Dibuka Dua Bulan Lagi

Usaha Pariwisata Akan Dibuka Dua Bulan Lagi

Reporter : Ali Imron

 

blokTuban.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tuban Mirza Ali Manshur bersama Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban, Sulistyadi serta pelaku usaha pariwisata telah berkoordinasi membahas persiapan new normal.

 

"Sekarang baru tahap koordinasi untuk persiapan. Apabila kondisi lebih baik semua usaha pariwisata diijinkan bila memenuhi persyaratan prosedur sop new normal. Jika kondisi membaik rencana dua bulan sudah siap operasional," terang Mirza Ali kepada blokTuban.com, Kamis (4/6/2020).

 

Mirza menambahkan, hotel dan restoran selama ini tidak ada larangan buka, hanya diminta untuk memenuhi sop pencegahan Covid-19. Dalam rapat koordinasi bidang yang dibahas tidak hanya operasional usaha, tapi PHRI berusaha menyamakan frekuensi bahwa pelaku usaha pariwisata berusaha membantu pemerintah dalam mengurangi dampak sosial ekonomi masyarakat akibat pandemi covid-19.

 

Tidak murni berbicara bisnis, karena sebenarnya pelaku usaha pariwisata buka juga belum tentu ada pengunjungnya. 

 

"Sekarang yang kita pikirkan bagaimana cara bisa berjalan baik dan stakholder turunannya tetap bisa bekerja untuk menafkahi keluarga," imbuh pria yang juga Ketua KONI Tuban.

 

Sementara Sulistyadi Kepala Disparbudpora Tuban menambahkan, hotel dan restoran tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya market silang yang melibatkan semua kepentingan dan saling menunjang.

 

Penanganan Corona melarang adanya kerumunan, sehingga wajib mengurangi sosial distencing. Oleh sebab itu, bersama pemerintah yang sudah terkondisikan melalui tim gugus tugas mulai dari pusat sampai daerah yang memberikan rekomendasi new normal terhadap usaha hotel dan restoran.

 

"Yang penting hari ini sudah dipersiapkan protokol kesehatan kebersihan dan keamanan sehingga pada saat new normal sudah siap," sambungnya.

 

Didit sapaan akrabnya menegaskan, semua pelaku usaha pariwisata di Bumi Wali wajib melaksanakan sosial distensing. Teknisnya digarap bersama-sama dengan forum PHRI dan pelaku usaha yang ada. 

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban juga mengklaim kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hampir 1 Miliar, dari sektor pariwisata selama pandemi Covid-19 sejak seluruh wisata ditutup bulan Maret 2020. 

 

Diketahui, sejak 18 Maret 2020 Pemkab melalui surat yang ditandangani Sekda menutup sementara wisata religi. Selang beberapa waktu kemudian disusul penutupan seluruh wisata yang dikelola swasta atau desa.

 

Setelah pelaksanaan penutupan, pelaku usaha juga diminta melakukan pembersihan dan sterilisasi atau penyemprotan cairan desinfektan atau cairan pengganti seperti Wipol, Karbol, Supersol dan Bayclin di wisata religi yang dimaksud.

 

Untuk pembukaan kembali objek wisata di Kabupaten Tiban mempertimbangkan perkembangan situasi terkait Covid-19. Data peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban, per tgl 3/6/2020 hingga pukul 18.00 WIB jumlah kumulatif ODP sebanyak 634 orang dengan keterangan sebanyak 521 orang selesai pemantauan dan 113 orang masih dalam pemantauan.

 

Selain itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 65 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 29 orang sembuh, 16 orang meninggal dunia, dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 20 orang.

 

Sedangkan untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 51 orang, terdiri dari 8 orang sembuh, 3 orang meninggal dunia, dan 40 orang dalam perawatan/isolasi. [ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : wisata, buka, covid-19, newnormal



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more