22:00 . Diduga Curi Kotak Amal Masjid, Pria Asal Gresik Ditangkap Warga   |   17:00 . Guru Ahli dan Pembina PBG Tuban Ikuti Webinar Digital Library   |   16:00 . Rektor dan Pejabat Struktural IAI AL Hikmah Tuban Periode 2020-2025 Resmi Dilantik   |   15:00 . Paslon Bupati Golkar Sudah Dikunci, Koalisi Partai Belum Diumumkan   |   12:00 . Pemuda-pemudi Tuban Deklarasi Gerakan Tuban Masker   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah Terbakar¬†   |   08:00 . Seribu Tong Air dari Setiajit untuk Masyarakat   |   07:00 . Bersepeda Bisa Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui   |   20:00 . Lima Hari Kedepan, BMKG Peringatkan Waspada Gelombang Tinggi   |   18:00 . Jelang Tahun Ajaran Baru, Kemenag Kunjungi MIN 2 Tuban   |   17:00 . Pertama di Indonesia, SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Alur   |   16:00 . Progress Recovery CPP Gundih On The Track   |   15:00 . PT. Merdeka Nusantara Klarifikasi Perusahaan GG Bukan Klaster Baru   |   14:00 . Dinsos PPPA Yakin Pelaku Pembuangan Bayi Alami Tekanan Psikologi Berat   |   13:00 . Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat   |  
Sun, 12 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 03 June 2020 11:00

Tiga Pengunjung Cafe dan Warkop Reaktif Rapid Test

Tiga Pengunjung Cafe dan Warkop Reaktif Rapid Test

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Tiga pengunjung cafe dan warung kopi (Warkop) di Kabupaten Tuban menunjukkan hasil reaktif setelah dirapid test. Rapid tes sampling ini menyasar 20 pengunjung yang asyik nongkrong di malam hari, Selasa (2/6).

Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto menjelaskan razia kali ini menyasar warkop dan cafe wilayah Kecamatan Kota, Semanding dan Merakurak. Dari 20 yang disampling tes rapid hasilnya 1 reaktif dan 2 di ulang karena hasilnya masih remang remang.

"Sementara 17 orang negatif rapid test," terang Heri kepada blokTuban.com, Rabu (3/6/2020).

Dua orang yang hasilnya remang-remang yang dites ulang, hari ini dinyatakan reaktif sehingga total ada tiga pengunjung yang hasilnya reaktif.

Razia yang menyasar 6 titik cafe dan warkop ini akan terus dilakukan petugas, untuk menertibkan sekaligus mengajak masyarakat mematuhi wajib masker sesuai Perbup. Protokol kesehatan harus dijalankan untuk memutus mata rantai penyebaran corona.

Reaktifnya tiga pengunjung cafe dab warkop ini, sama persis dengan temuan gugus tugas corona kabupaten. Pada awalnya, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban berasal dari kluster-kluster, diantaranya kluster pelatihan haji, santri Temboro dan kluster pasar.

Namun, dua minggu terakhir muncul ODP maupun PDP yang berasal dari luar kluster sebelumnya. Hal ini menunjukkan penyebaran covid telah terjadi secara masif.

“Karenanya, masyarakat dapatnya menghindari kerumuman,” ungkap Jubir gugus tugas, Endah Nurul Komariyati.

Endah menjelaskan dari 44 pasien positif Covid-19 sebagian besar (73 persen) berasal dari Orang Tanpa Gejala (OTG) atau tampak normal biasa.

Selain itu, penularan virus Corona antar individu ternyata 90 persen melalui droplet penderita yang mengkontaminasi benda sekitar lalu tersentuh oleh orang sehat (penularan tak langsung).

Sedangkan 10 persen melalui droplet penderita yang langsung mengenai orang sehat di sekitarnya ketika berbicara, batuk maupun bersin (penularan langsung). [ali/ono]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : rapidtest, reaktif, pengunjungkafe, covid-19



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more