07:00 . Berapa Jarak Usia Ideal antara Seorang Anak dan Adiknya?   |   19:00 . Disparbudpora Tuban Cek Kesiapan Jelang Pembukaan Bioskop   |   18:00 . Ini Jumlah Disabilitas di Tuban   |   17:00 . BLT Kemensos Diperpanjang, ini Besaran Nominalnya   |   16:00 . 93 Ribu Pelaku Usaha Mikro di Tuban Terdampak Covid-19   |   15:00 . Polres Rumuskan Strategi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi   |   13:00 . Pengawasan Tiga Paket Jalan Lingkar Diperketat   |   11:00 . Wabup Sidak Mall Pelayanan Publik, Layanan Satu Pintu   |   11:00 . Rekom Pilkada Turun, Kang Yudi Undi Hadiah 20 Umroh Gratis   |   10:00 . Gugatan Ditolak, Mantan Kades Sumurgung Siapkan Gugatan Lagi   |   09:00 . Pertamina Siap Distribusikan 35 Ribu Paket Konverter Kit untuk Nelayan & Petani   |   07:00 . Yuk, Lakukan 6 Rutinitas Pagi demi Hari yang Produktif dan Tak Lesu   |   18:00 . Ini Prediksi Gelombang Laut Wilayah Tuban dan Sekitarnya   |   17:00 . AHY Rekomendasikan Lindra-Riyadi Maju Pilkada Tuban   |   14:00 . Jatim Bermasker, Polisi Bagikan 5000 Masker Gratis   |  
Fri, 07 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 June 2020 10:00

Pembebasan Lahan Kilang Minyak dan Petrokimia di Tuban Tinggal 8 Persen

Reporter : Ali Imron

 

blokTuban.com - Dari total lahan yang dibutuhkan untuk proyek kilang minyak dan petrokimia di Kabupaten Tuban, 92 persen lahan di antaranya telah dibebaskan. Proyek ini sempat terhenti beberapa saat sejak 2017 dengan nilai proyek Rp211,9 triliun, Senin (1/6/2020).

 

Direktur Promosi Sektoral BKPM, Imam Soejoedi dalam keterangan resminya di Jakarta mengatakan penyelesaian proyek ini adalah prioritas pemerintah. Tujuannya untuk membangun hilirisasi industri di dalam negeri.

 

"Sehingga Indonesia dapat mengurangi defisit neraca impor, ketergantungan akan impor minyak, dan membangun ketahanan energi nasional," terangnya.

 

BKPM sendiri memasukkan proyek kilang minyak di Tuban dalam daftar Rp 708 triliun investasi mangkrak. Semenjak kerjasama antara Pertamina dan mitranya asal Rusia, Rosneft Oil Company proyek terkendala lahan. Februari 2020 proyek dilanjutkan setelah ada komunikasi dengan masyarakat.

 

Proyek yang berada di Kecamatan Jenu yang menempati lahan KLHK dan warga Desa Wadung, Kaliuntu, dan Sumurgeneng ini miliki PT. Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, yang merupakan usaha patungan antara Pertamina dengan saham 55 persen dan mitranya 45 persen.

 

"Proyek ini bagian dari New Grass Root Refinery (NGRR) yang dibangun Pertamina untuk memebuhi kebutuhan energi dalam negeri dan memproduksi Petrokimia berkualitas tinggi," imbuhnya.

 

Kendati demikian, dalam rapat terbatas 18 April 2019 Presiden Jokowi memberikan arahan tegas untuk memfasilitasi investor di sektor petrokimia untuk dapat diberi insentif investasi tax holiday. Hal ini untuk mengantisipasi kendala pembebasan lahan, perijinan hingga penyelesaian kontrak. [ali/ono]

 

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pembebasanlahan, kilang, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more