10:00 . Teduh dan Natural, Bersantai di RMP Rengel   |   09:00 . Jelang Turunnya Rekomendasi, PKB Terus Jalin Komunikasi dengan PDIP   |   07:00 . Tingkat Kesembuhan Harian Nasional Menunjukkan Tren Positif   |   19:00 . LPI BAS Gelar Parenting Online, Siap Melaksanakan Normalisasi Baru Pembelajaran   |   18:00 . Ratusan Tenaga Kesehatan Dituntut Tunjukkan Inovasi dan Prestasi Kerja   |   17:00 . Cegah Corona, Pesantren Diberi Hand Sprayer dan Pembersih Lantai   |   16:00 . Lupa Mematikan Setrika, Sebuah Rumah di Jalan Patimura Terbakar   |   15:00 . Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG   |   14:00 . Produksi Pati Garut, Bisnis Rumahan Beromset Jutaan   |   13:00 . Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal   |   12:00 . Bersama DPR RI, Pemerintah Kampanyekan Gemarikan di Tuban   |   11:00 . Jangan Sepelekan, Ini Manfaat Gemar Makan Ikan Versi DPR RI   |   10:00 . Intip Aksi Dalang Cilik Wayang Kulit   |   09:00 . Wisata Air Terjun Nglirip Masih Tutup   |   08:00 . Terima Kasih Sahabat Pertamina   |  
Mon, 10 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 25 May 2020 19:00

Turun 58 persen, Pendapatan Pekerjaan Bongkar Muat PT. RSM Tinggal Rp256,2 Juta

Turun 58 persen, Pendapatan Pekerjaan Bongkar Muat PT. RSM Tinggal Rp256,2 Juta

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pada tahun 2018 pendapatan sewa alat PT. Ronggolawe Sukses Mandiri (RSM) ke PT. Escorindo sebesar Rp290.198.321, Senin (25/5/2020).

Sedangkan tahun 2019 tidak ada pendapatan sewa alat karena dari PT. SPS menarik semua alatnya, dan PT. Escrindo sebagai pelaksana pekerjaan bongkar muay revenue PT. RSM dari kontribusi pekerjaan bongkar muat tahun 2018 sebesar Rp437.840.169.

Sementara pendapatan bongkar muat tahun 2019 ada dua kontribusi yang diperoleh, karena kondisi pelabuhan PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI) belum bisa dipakai untuk kegiatan bongkar, sehingga sebagian kapal PT. SBI dengan cargo raw material (batubara, gypsum, pasir besi) dialihkan di pelabuhan PT. Semen Indonesia.

"Dengan kondisi ini, pendapatan PT. RSM tidak maksimal. Total pendapatan di tahun 2019 ini sebanyak Rp256.281.979 yang artinya pendapata PT. RSM menurun 58 persen dari tahun sebelumnya," tulis Bupati Tuban, Fathul Huda dalam LKPJ-nya.

Dengan adanya insiden ambrolnya pelabuhan Holcim karena tertabrak kapal tongkang batubara pada 21 Januari 2019 silam, berimplikasi pada tidak adanya kegiatan bongkar muat di jetty Holcim hingga bulan Agustus 2019.

Adapun kegiatan bongkar muat ini baru bisa dijalankan dengan kondisi apa adanya. Mengingat jetty Holcim belum dilakukan perbaikan), hanya dapat digunakan untuk kegiatan loading (muat) semen curah saja.

Perlu diketahui salah satu usaha bisnis BUMD PT. RSM yaitu bongkar muat di Jetty Holcim Tuban. Selama 24 jam berjalan kegiatan bongkar maupun muat barang ke kapal atau sebaliknya.

Dengan tiga shift, empat operator e-crane (masih uji coba) dengan jumlah tenaga kerja 20 orang. Jenis muatan cargo yang dikerjakan ada empat yaitu, semen bulk (curah), semen bag, batu bara dan gypsum dengan rata-rata total cargo per kapal 8.000 ton. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Bongkar muat, laut, pendapatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more