19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Sun, 26 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Idul Fitri 1441 Hijriah

Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam

bloktuban.com | Sunday, 24 May 2020 12:00

Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Berziarah ke makam keluarga atau nyekar menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia seusai Sholat Idul Fitri. Tidak heran jika banyak tempat pemakaman umum dipenuhi orang berziarah.

Para peziarah mengatakan, dirinya bersama keluarga nyekar rutin setiap tahun setelah melaksanakan sholat Idul Fitri. Termasuk tahun ini Idul Fitri 1441 Hijriyah atau 2020 Masehi.

Diantara makam umum yang ramai oleh peziarah yaitu di Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding. "Setiap tahun jika Idul Fitri pasti nyekar ke makam keluarga. Kami memohon ke Allah SWT untuk mengampuni doa almarhum/almarhumah yang sudah lama tiada," terang Habibullah kepada blokTuban.com, Minggu (24/5/2020).

Habib mengatakan, selain bersilaturahim dan memaafkan, momen lebaran menjadi waktu untuk menyapa dan mendoakan keluarga yang sudah meninggal.

Dalam kondisi normal keluarga jauh pasti datang dan bersalama sapa. Berbeda dengan sekarang di masa pandemi Covid-19, mengucapkan Idul Fitri dan memohon maaf lewat virtual saja.

Pantauan di makam umum, peziarah yang nyekar ada yang masih mengenakan perlengkapan sholat lengkap. Maupun pakaian biasa persiapan untuk datang ke keluarga dekat.

Tradisi tahuan semacam ini, juga membawa berkah bagi pedagang bunga di sekitar makam. Rata-rata peziarah membeli bunga minimal Rp20.000. [ali/ito]

 

Tag : Lebaran, tuban, tradisi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more