16:00 . Perda KIP Lindungi Pemohon dan Pemberi Data   |   15:00 . Perbatasan Jatim-Jateng Diperketat, Petugas Halau Puluhan Kendaraan Arus Balik   |   09:00 . Jangan Terserah, Jangan Menyerah   |   08:00 . Kasus Positif Covid-19 Melonjak , Tiga Klaster Perlu Diwaspadai   |   07:00 . Ciri Anak Stres karena Terlalu Lama #diRumahAja dan Cara Hadapinya   |   06:00 . [Hoax] Surat Himbauan Waspada Rapid Test Mengatasnamakan MUI   |   19:00 . Turun 58 persen, Pendapatan Pekerjaan Bongkar Muat PT. RSM Tinggal Rp256,2 Juta   |   18:00 . Pemkab Tuban Kebagian Rp127,6 Juta dari BUMD Pertambangan   |   17:00 . PMDN di Tuban Tembus 614 Investor   |   16:00 . Setahun, di Tuban Ada 4 Konflik Agama   |   15:00 . Motor Vixion Terbakar Usai Tabrak Pejalan Kaki   |   07:00 . Cara Sederhana Meningkatkan Kekebalan Tubuh   |   16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |  
Wed, 27 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 21 May 2020 08:00

Jelang Idul Fitri, Pertamina Pastikan Pasokan Energi

Jelang Idul Fitri, Pertamina Pastikan Pasokan Energi

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com – Walaupun Pemerintah sejak jauh hari mengeluarkan anjuran untuk tidak mudik pada libur Idul fitri tahun ini, Pertamina sebagai BUMN yang diamanatkan mengelola energi nasional tetap memastikan pasokan dan distribusi BBM tetap lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memantau kelancaran distribusi BBM di sepanjang jalur mudik Jakarta hingga ke Surabaya, Komisaris Pertamina Condro Kirono dan Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas'ud Khamid didampingi SVP Business Operation Yanuar Budi Hananto melakukan management walkthrough (MWT) ke beberapa titik SPBU di sepanjang Tol Trans Jawa dan Terminal BBM Pengapon.

Pada hari pertama, melalui jalan darat, rombongan singgah di SPBU KM 57, SPBU KM 228, SPBU KM 379, dan berakhir di TBBM Pengapon. Hari kedua, rombongan melanjutkan perjalanan ke SPBU KM 519, SPBU KM 626, SPBU KM 725, dan berakhir di SPBU COCO Dupak—Surabaya.

Di setiap SPBU yang disinggahi, kedua pejabat Pertamina tersebut memantau kegiatan operasional SPBU, penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di SPBU, dan kondisi kesehatan operator dan Awak Mobil Tangki (AMT).

“Dalam kondisi wabah seperti ini, seluruh operator SPBU dan AMT wajib mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Selain untuk keamanan dan kenyamanan konsumen, penerapan protokol kesehatan juga untuk melindungi semua pihak yang bertugas di SPBU,” ujar Mas’ud Khamid dalam rilis resminya.

Mas'ud Khamid menegaskan, Pertamina tetap memastikan pasokan BBM berjalan lancar agar masyarakat tidak resah. "Apalagi sekarang semua orang tetap tinggal di rumah karena adanya COVID-19," ujarnya. 

Ia juga menyapa beberapa konsumen yang ditemuinya di SPBU dan menjelaskan tentang layanan terbaru Pertamina, seperti sistem pembayaran dengan menggunakan MyPertamina dan SPBU self service yang berada di SPBU KM 57, Karawang.

"Kami selalu berusaha memberikan layanan terbaik untuk konsumen. Untuk mengantisipasi cara hidup baru (new normal) sebagai akibat adanya pandemi COVID-19, kami mendorong SPBU menyediakan layanan self service dan pembayaran nontunai dengan menggunakan aplikasi myPertamina ataupun dari provider lainnya untuk meningkatkan kenyamanan konsumen,” jelas Mas'ud Khamid.

Seperti diketahui, sebagai salah satu tujuan utama mudik, konsumsi BBM di Jawa Tengah dan DIY yang merupakan wilayah kerja Marketing Operation Region (MOR) IV mengalami penurunan pada tahun ini. 

Pada tahun lalu, realisasi penyaluran BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) meningkat 26% dari rata-rata konsumsi harian normal menjadi 15.000 kiloliter (kl). Namun, pada tahun ini perkiraan konsumsi harian BBM jenis gasoline hanya berkisar di angka 9.800 kl atau turun hampir 40%.

Untuk BBM jenis gasoil (Solar dan Dex Series) juga mengalami penurunan dari tahun lalu, dari 5.800 kl per hari menjadi 5.000 KL atau turun 14%.

Penurunan konsumsi BBM tersebut juga menunjukkan pemberlakuan aturan dilarang mudik diawasi dengan ketat. Oleh karena itu, Pertamina tidak membuka titik-titik SPBU modular di jalan tol Trans Jawa yang menjadi jalur utama pemudik.

Namun demikian, stok BBM di 7 titik SPBU regular yang berada di Jalur Tol Trans Jawa (wilayah MOR IV) tetap disiagakan dan dalam jumlah yang cukup. Adapun ketujuh titik SPBU regular tol Trans Jawa yang berada di wilayah MOR IV, yaitu SPBU Jalur A arah ke Surabaya di KM. 379, 429 dan 519 serta SPBU jalur B ke Jakarta yaitu di KM. 260, 360, 389 dan 519.

Pertamina tetap melakukan pengawasan dan penyaluran BBM kepada konsumen dengan menyiagakan satgas  hingga akhir Juni 2020. Namun, jika dampak pandemi COVID-19 ini berlanjut, tidak menutup kemungkinan satgas dilanjutkan hingga pandemi berakhir. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pertamina, BBM, stok bbm



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more