18:00 . Bacabup dan Bacawabup AMAN Tandatangani Kontrak Jamiyah   |   17:00 . Dusun Makmur Nama Kontrak Politik Setia Negara   |   15:00 . Gubernur Khofifah Kucurkan Bantuan Rp1,524 M untuk Pemberdayaan Usaha Perempuan   |   13:00 . Hari Pertama Tes SKB CPNS di Tuban, Terapkan Protokol Kesehatan   |   12:00 . BST Tahap Enam, 30.820 KPM Dapat Rp300 Ribu   |   10:00 . Tertimpa Reruntuhan Besi Tower, Rumah Warga Panyuran Rusak   |   09:00 . Hipmi Dorong Pemerintah Beri Peluang Besar Pengusaha Lokal   |   08:00 . Gerindra Siap Kerahkan Kader Rebut Kemenangan Setia Negara   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 08 May 2020 09:00

Reaktif di Bojonegoro, 11 Warga Tuban Akan Dites Ulang

Reaktif di Bojonegoro, 11 Warga Tuban Akan Dites Ulang

Reporter: Nidya Marfis H.

 

blokTuban.com – Sebanyak 11 warga Tuban dinyatakan reaktif Covid-19 saat menjalani repid tes di Bojonegoro. Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, sudah melakukan koordinasi dengan Dinkes Kabupaten Bojonegoro. Dinkes Bumi Wali akan menindaklanjuti hasil tes tersebut.

 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinkes Bojonegoro untuk tindaklanjutnya," ujar Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul.  Jumat,(8/5/2020).

 

Perempuan yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban ini menjelaskan, saat ini 11 orang tersebut sedang menjalani isolasi mandiri dan ada yang menjalani isolasi di desanya.

 

"Karena baru positif rapid tes, belum positif covid-19 maka tidak dibawa ke Rumah Sakit (RS)," ujarnya.

 

Dia menambahkan, rencananya 11 orang tersebut akan melakukan tes ulang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koesma Tuban, pada hari Senin depan.

 

"Mohon doanya, semoga hasilnya negatif," tandasnya.

 

Berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban,  per 7 Mei lalu, hingga pukul 18.00 WIB terjadi penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) baru 2 orang. Sehingga jumlah kumulatif  ODP sebanyak 583 orang dengan keterangan sebanyak 446 orang selesai pemantauan dan 137 orang masih dalam pemantauan.

 

Sementara itu, seluruh Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 33 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 11 orang sembuh;  8 orang meninggal dunia; dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 14 orang.

 

Sedangkan untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 4 orang, terdiri dari 1 orang sembuh; 1 orang meninggal dunia; dan 2 orang dalam perawatan. [nid/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : rapidtest, covid-19, reaktif, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more