20:00 . Menuju New Normal, Corona di Tuban Bertambah Jadi 43 Kasus Positif   |   19:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   18:00 . Cerita Pasien Positif Asal Tuban Sembuh dari Corona, Sempat Dikucilkan Tetangga   |   17:00 . Door To Door, PHE Pastikan Bantuan Tepat Sasaran   |   11:00 . Kades Bandel Tak Setor LKPPD ke BPD   |   10:00 . Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Keramaian hingga Desa   |   09:00 . Alasan Bupati Tuban Menolak PSBB, Tak Ingin Lebih Miskin Lagi   |   08:00 . Dua Malam, Petugas Sita 41 Hp Pengunjung Warkop yang Tak Gunakan Masker   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   15:00 . Perdana, Kampung Tangguh Semeru Tuban Diresmikan   |   14:00 . Kemenag Tuban Beri Pembinaan Physical Distancing Kepada Ta'mir Masjid   |   13:00 . Bandel Tak Pakai Masker, Petugas Sita Hp Pengunjung dan Pemilik Warkop   |   12:00 . Klaster Pasar Rawan Corona, Semua Pedagang di Rapid Tes Ulang   |   11:00 . Total Dana Penanganan Corona di Tuban 240 Miliar, Baru Terpakai 10 Persen   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |  
Fri, 29 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 09 April 2020 14:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Keluarga Pasien Positif Corona Karantina Mandiri

Keluarga Pasien Positif Corona Karantina Mandiri

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban memastikan keluarga dan orang yang pernah kontak pasien positif Corona menjalani karantina mandiri. Mereka setelah dirapid test hasilnya negatif. Tes swab tak dijalankan karena tidak ada keluhan dari anggota keluarga pasien.

Dari 13 peserta pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Surabaya asal Tuban tengah Maret lalu, tiga peserta positif corona. Sisanya setelah dites hasilnya negatif.

"Mereka semua dikarantina termasuk orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif," terang Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, Kamis (9/4/2020).

Dua pasien positif Corona di Tuban merupakan tenaga kesehatan. Satu asal Kecamatan Semanding perawat Puskesmas setempat, dan sudah meninggal. Sedangkan positif satunya merupakan perawat RSUD dr. R. Koesma yang kondisinya semakin membaik.

Adapun alamat pasien positif yang masih hidup adalah Kecamatan Kota. Selama sepekan bersama 13 peserta lain mengikuti pelatihan haji di zona merah Surabaya. Kedua pasien positif ini ada di kelas 7.

"Tidak benar isu istri pasien positif Semanding tak mau dikarantina," tegas Wakil Ketua V Gugus Tugas.

Setelah zona merah, Bupati Tuban, Fathul Huda meminta gugus tugas dioptimalkan tugasnya. Semua perencanaan harus matang, termasuk rutin berkoordinasi.

"Masih ada yang tumpang tindih informasi ke masyarakat, maka harus ditingkatkan komunikasi dari tingkat kabupaten sampai RT/RW," sambung Ketua Gugus Tugas Kabupaten.

Semua media di Kabupaten Tuban akan dimaksimalkan, untuk memberikan informasi utuh ke masyarakat yang ada di zona merah.

Selain itu, mencukupi kebutuhan pangan orang-orang yang kehilangan pekerjaan atau orang miskin baru. Mereka akan diberi sembako murah, dengan kupon senilai Rp5000 yang ditukarkan ke paket senilai Rp150.000. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Corona, hasil, positif



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more