20:00 . Menuju New Normal, Corona di Tuban Bertambah Jadi 43 Kasus Positif   |   19:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   18:00 . Cerita Pasien Positif Asal Tuban Sembuh dari Corona, Sempat Dikucilkan Tetangga   |   17:00 . Door To Door, PHE Pastikan Bantuan Tepat Sasaran   |   11:00 . Kades Bandel Tak Setor LKPPD ke BPD   |   10:00 . Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Keramaian hingga Desa   |   09:00 . Alasan Bupati Tuban Menolak PSBB, Tak Ingin Lebih Miskin Lagi   |   08:00 . Dua Malam, Petugas Sita 41 Hp Pengunjung Warkop yang Tak Gunakan Masker   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   15:00 . Perdana, Kampung Tangguh Semeru Tuban Diresmikan   |   14:00 . Kemenag Tuban Beri Pembinaan Physical Distancing Kepada Ta'mir Masjid   |   13:00 . Bandel Tak Pakai Masker, Petugas Sita Hp Pengunjung dan Pemilik Warkop   |   12:00 . Klaster Pasar Rawan Corona, Semua Pedagang di Rapid Tes Ulang   |   11:00 . Total Dana Penanganan Corona di Tuban 240 Miliar, Baru Terpakai 10 Persen   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |  
Sat, 30 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 09 April 2020 16:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Bupati Tuban Alihkan Belanja Langsung Rp60 Miliar untuk Tangani Corona

Bupati Tuban Alihkan Belanja Langsung Rp60 Miliar untuk Tangani Corona

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Bupati Tuban, Fathul Huda selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten langsung memangkas dana belanja langsung tahun 2020 sekitar Rp60 miliar. Dana yang siap digunakan untuk menangkal virus tersebut, semula hanya disiapkan Rp15 miliar.

"Dana siap Rp60 miliar," terang Bupati Huda dalam jumpa pers di Mapolres Tuban, Kamis (9/4/2020).

Besaran anggaran untuk corona, lanjut Bupati asal Montong tak terbatas jumlahnya. Ada tiga sumber yakni APBD, Corporate Social Responsibility (CSR), dan partisipasi masyarakat.

Selain pencegahan, puluhan miliar itu akan diperuntukkan untuk mencukupi tim kesehatan dan kebutuhan gugus tugas. Dipastikan seluruh rumah sakit dan puskesmas tidak kekurangan alat atau barang apapun.

"Saya tegaskan bahwa di salah satu Puskesmas sempat dikabarkan kekurangan barang itu tak benar. Kami telah mencukupinya," terang Bupati dua periode.

Setelah ditelusuri yang menyampaikan info tersebut adalah staf bukan kepala p
Puskesmasnya langsung. Untuk mencegah disinformasi seperti ini, Bupati meminta semua media dioptimalkan.

Diketahui, saat ini Pemkab Tuban juga menunggu surat resmi penundaan Pilkada 2020. Jika sudah pasti, maka seluruh anggaran Pilkada akan dialihkan juga untuk menangani corona.

Kabupaten Tuban sendiri menjadi zona merah baru di Jawa Timur, setelah Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dua pasien positif Covid-19 berasal dari Tuban pada Rabu (8/4) petang.

Satu PDP asal Semanding sudah meninggal, dan PDP satunya dirawat di RSUD Koesma kondisinya semakin membaik. Keduanya merupakan tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan haji di Surabaya tengah Maret lalu. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Corona, anggaran, pilkada



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more