20:00 . Menuju New Normal, Corona di Tuban Bertambah Jadi 43 Kasus Positif   |   19:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   18:00 . Cerita Pasien Positif Asal Tuban Sembuh dari Corona, Sempat Dikucilkan Tetangga   |   17:00 . Door To Door, PHE Pastikan Bantuan Tepat Sasaran   |   11:00 . Kades Bandel Tak Setor LKPPD ke BPD   |   10:00 . Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Keramaian hingga Desa   |   09:00 . Alasan Bupati Tuban Menolak PSBB, Tak Ingin Lebih Miskin Lagi   |   08:00 . Dua Malam, Petugas Sita 41 Hp Pengunjung Warkop yang Tak Gunakan Masker   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   15:00 . Perdana, Kampung Tangguh Semeru Tuban Diresmikan   |   14:00 . Kemenag Tuban Beri Pembinaan Physical Distancing Kepada Ta'mir Masjid   |   13:00 . Bandel Tak Pakai Masker, Petugas Sita Hp Pengunjung dan Pemilik Warkop   |   12:00 . Klaster Pasar Rawan Corona, Semua Pedagang di Rapid Tes Ulang   |   11:00 . Total Dana Penanganan Corona di Tuban 240 Miliar, Baru Terpakai 10 Persen   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |  
Fri, 29 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 04 April 2020 11:00

Transaksi Jual Beli di Pasar Tradisional Tuban Merambah Online

Transaksi Jual Beli di Pasar Tradisional Tuban Merambah Online

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban sampai saat ini belum mengeluarkan kebijakan penutupan pasar tradisional. Sebagai gantinya, pemerintah membantu mempromosikan barang para pedagang melalui online.

Cara promosi online melalui pamflet yang bertuliskan belanja online di Pasar Pramuka dan Pasar Baru Tuban. Di pamflet tersebut ada beragam barang dagang mulai Sembako, buah, ikan, air mineral hingga pakaian.

Di tiap barang tertera nama dan nomor telepon pedagang. Pembeli yang berminat diharapkan bisa menghubungi langsung untuk melanjutkan transaksi jual beli.

"Sebenarnya kita hanya bantu promosi online," terang Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, Agus Wijaya kepada blokTuban.com, Sabtu (4/4/2020).

Mantan Kabag Humas dan Media ini menambahkan, terobosan online merupakan edukasi awal untuk pedagang pasar. Latar belakang karena pencegahan covid, diharapkan tidak ada ketemu langsung pedagang dan konsumen.

Kendati membantu promosi, mantan Camat Montong ini menegaskan, kualitas barang menjadi tanggungjawab pedagang, bukan manajemen pasar. Diharapkan transaksi online dilakukan dengan jujur, supaya tidak ada yang merasa dirugikan.

"Setelah di dua pasar ini, akan berlanjut di pasar di daerah lainnya," imbuh pria asal Nganjuk.

Dalam pencegahan penularan Pandemi Corona ini, Diskoperindag memastikan setiap pintu keluar masuk pasar di 20 kecamatan disediakan tempat cuci tangan dan sabunnya.

Diharapkan semua konsumen dan pedagang terus memperhatikan dan mengikuti arahan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah Pusat. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pasar, pasar online



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more