20:00 . Menuju New Normal, Corona di Tuban Bertambah Jadi 43 Kasus Positif   |   19:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   18:00 . Cerita Pasien Positif Asal Tuban Sembuh dari Corona, Sempat Dikucilkan Tetangga   |   17:00 . Door To Door, PHE Pastikan Bantuan Tepat Sasaran   |   11:00 . Kades Bandel Tak Setor LKPPD ke BPD   |   10:00 . Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Keramaian hingga Desa   |   09:00 . Alasan Bupati Tuban Menolak PSBB, Tak Ingin Lebih Miskin Lagi   |   08:00 . Dua Malam, Petugas Sita 41 Hp Pengunjung Warkop yang Tak Gunakan Masker   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   15:00 . Perdana, Kampung Tangguh Semeru Tuban Diresmikan   |   14:00 . Kemenag Tuban Beri Pembinaan Physical Distancing Kepada Ta'mir Masjid   |   13:00 . Bandel Tak Pakai Masker, Petugas Sita Hp Pengunjung dan Pemilik Warkop   |   12:00 . Klaster Pasar Rawan Corona, Semua Pedagang di Rapid Tes Ulang   |   11:00 . Total Dana Penanganan Corona di Tuban 240 Miliar, Baru Terpakai 10 Persen   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |  
Fri, 29 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 30 March 2020 08:00

Tanggapi Cuitan Guru Honorer, Dispendik Harap Sabar dan Pengertian

Tanggapi Cuitan Guru Honorer, Dispendik Harap Sabar dan Pengertian

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Tanggapi keluh kesah salah satu guru honorer di Media Sosial (medsos), Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban berharap para guru bisa sabar dan dinas mohon pengertiannya.

Beberapa saat lalu, Medsos dihebohkan dengan salah satu cuitan guru honorer yang berkeluh kesah karena belum menerima gaji selama tiga bulan mulai Januari sampai Maret 2020.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Nur Khamid mengatakan, untuk honorer K2 yang dibayar menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah cair dan untuk yang lainnya sedang proses.

"Kemarin sudah akan kami cairkan dan sudah kami S-K-kan sehubungan ada perubahan aturan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sehingga kami harus buat kebijakan baru dan terpaksa kami rubah atau migrasi data," ungkap Nur Khamid, Minggu (29/3/2020).

Ia menjelaskan, sebagian penerima honor dari BOS harus digeser ke APBD, demikian juga sebaliknya.

"Kalau ini tidak kami lakukan ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) tidak bisa dibayar melalui BOS," ujarnya.

Lebih lanjut, di tengah polemik ini terhembus angin yang cukup segar, Nur Khamid menambahkan, mulai saat ini 93 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang mempunyai murid kurang dari 60 siswa di Kabupaten Tuban, yang selama ini membayar GTT-nya Rp100 hingga Rp150 ribu per bulan akan diambilalih dinas.

"Kami bayar melaui APBD, honornya naik menjadi Rp700 ribu per bulan. Semoga segera terselesaikan," tuturnya.

Ia berharap, semua kepala sekolah yang selalu dilibatkan dalam menyelesaikan permasalahan ini bisa membantu menjelaskan pada  teman-teman GTT atau PTT, ia juga memohon pengertian dan kesabarannya.

"Saya sudah bergerak di dalam, dan tim Dinas Pendidikan sudah bekerja samapi malam. Juga kemarin seluruh Kabupaten Tuban sedang menandatangani SPJ pencairan," tandasnya. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : gtt, ptt, gaji, dinas pendidikan, guru, guru honorer, honor guru



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more