20:00 . Jalan KH. Ahmad Dahlan Tuban Jadi Kawasan Physical Distancing   |   14:00 . Optimis Tangkal Virus, Bangunrejo Semprot Lingkungan Desa   |   13:00 . Nelayan Palang Urung Pergi Miyang   |   12:00 . Kabar Baik, Satu PDP Pulang dari RSUD Tuban Negatif Covid-19   |   11:00 . Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan   |   10:00 . Konsleting Pada Sepeda Motor, SPBU di Merakurak Terbakar   |   09:00 . Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dishub Tutup Sementara Uji Kendaraan Bermotor   |   08:00 . Krisis Masker, Santri Bikin Masker Sendiri   |   07:00 . Mengapa Kebahagiaan Penting dalam Tumbuh Kembang Anak?   |   20:00 . Kerja Gugus Tugas Covid-19 untuk Kemanusiaan   |   20:00 . Pertama di Tuban, Salat Jumat Berjarak 1,2 Meter   |   19:00 . Pertamina Bagikan 10.000 Masker untuk Masyarakat Tuban   |   18:00 . Tangani Pandemi Covid-19, Pemkab Tuban Siapkan APBD Rp15 Miliar   |   17:00 . Ada yang Mudik dari Zona Merah, ODP di Tuban Meningkat   |   16:00 . Warga Kampung Salak Bagikan Jamu Ke Jemaah Jumat   |  
Sun, 29 March 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 23 March 2020 13:00

Disegel, Pemilik Karaoke Sempat Dibui karena Tak Kantongi Izin

Disegel, Pemilik Karaoke Sempat Dibui karena Tak Kantongi Izin

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Usaha hiburan malam di Kabupaten Tuban dapat dikatakan belum bisa lepas dari campur tangan pemain lama. Pebisnis seperti ini informasi memiliki cabang karaoke di beberapa kabupaten lintas provinsi.

Sakah satunya pemilik karaoke di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang atau persis di tepi jalan nasional Tuban-Babat. Selama menjalankan karaoke, dia tidak mengantongi izin dari Pemkab.

Kasatpol PP Tuban, Hery Muharwanto menjelaskan, selama Pandemi Corona Sakun mendapat peringatan dua kali oleh petugas Satpol PP. Karena tetap beroperasi, petugas penegak Perda harus menyegel usahanya.

"Karena pemilik tidak mengindahkan intruksi Gubernur dan SE Bupati bahwa hiburan malam harus tutup mulai 18-31 Maret 2020," tutur Hery kepada blokTuban.com..

Selain pencegahan Covid-19, pengelola karaoke, S, ternyata juga pernah mendekam di penjara selama tiga bulan. Dia dibui setelah putusan Pengadilan Negeri memutuskan yang bersangkutan melanggar izin membuka karaoke.

Sebelumnya Satpol PP terhitung sudah empat kali merazia, dan terakhir diputus PN. Pemilik ini tidak kata jera, bahkan setelah fasilitas usahanya disita petugas.

"Setelah disita ternyata masih bisa beli lagi," terang pria yang sudah 17 tahun menjadi Kasatpol PP.

Perlu diketahui, sejak era Bupati Haeny Pemkab bersama DPRD membuat MoU untuk membatasi jumlah karaoke berijin hanya 11 unit. Terakhir izin diberikan bagi Pemilik Karaoke Wisma di Kecamatan Widang.

MoU pembatasan karaoke tersebut kemudian dilanjutkan oleh Bupati Tuban, Fathul Huda sampai sekarang. Ada 11 karaoke berijin di Kabupaten Tuban, dan setiap tahunnya tercatat menyumbang pajak bagi daerah lebih dari Rp280 juta.

Data dari Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP dan Naker) Tuban, 11 tempat hiburan tersebut meliputi, A'as Karaoke, Keke Karaoke, Dunia Karaoke, Glamour Karaoke, Lion Karaoke, King Karaoke (di Kecamatan Widang), Wisma Karaoke, Happy Karaoke, Oke Karaoke, dan King Karaoke (di Kecamatan Jenu). [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Satpol pp, karaoke, izin, ilegal



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more