17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . ´╗┐Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |   09:00 . Ponpes Langitan Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Tambah Dua Perempuan Positif, Kasus Corona di Tuban Belum Berhenti   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 21 March 2020 10:00

Dampak Rupiah Melemah, Harga Tahu di Tuban Naik

Dampak Rupiah Melemah, Harga Tahu di Tuban Naik

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Produsen tahu di Desa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban berencana menaikkan harga tahu karena harga kedelai naik.

Kenaikan tersebut imbas pelemahan rupiah atas dolar yang pada Sabtu (21/3/2020) siang mencapai Rp15.999/dolar AS.

"Harga kedelai hari ini naik Rp8.000 per Kilogram, dari semula Rp7.200 sampai Rp7.500," terang Pemilik pabrik tahu, Wardam kepada reporter blokTuban.com.

Dengan naiknya harga kedelai sebagai bahan utama produksi tahu, produsen di Tuban dibuat galau. Ada beberapa opsi yang akan dilakukan produsen, mulai dari menaikkan harga tahu hingga memperkecil ukuran tahu.

Bagi Wardam, menaikkan harga tahu merupakan pilihan yang logis. Untuk mendapat keuntungan dan memperkecil kerugian, dirinya memilih untuk mempertahankan ukuran tahu.

Tahu hasil produksinya biasa dibeli oleh pedagang mulai Desa Keradenan sampai Paciran, Lamongan. Untuk wilayah Barat mulai Kecamatan Jenu sampai Sarang, Rembang.

"Sekarang untuk Jenu-Sarang dihentikan karena sistem pembayarannya sulit," imbuh pria yang mulai menjadi buruh sejak tahun 1966 ini.

Dijelaskan Wardam, sebelum rupiah melemah harga kedelai masih stabil Rp6.500 per Kilogram. Usaha tahu miliknya dalam sehari bisa menghabiskan 5 sampai 6 kwintal dan sekarang menurun hingga 2 kwintal.

Pengurangan produksi ini juga berdampak pada pendapatan. Jika sebelumnya dalam sehari mendapat Rp5 sampai Rp6 juta, hari ini menyusut hingga Rp2 juta.

Dia mengharapkan nilai tukar rupiah atas dolar kembali stabil dalam waktu cepat. Sehingga produksi tahu kembali stabil dan produsen tahu tidak dibuat pusing.

"Per papan biasanya Rp2.300 sekarang akan dinaikkan Rp2.600," pungkasnya.  [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : harga tahu, tahu tuban, produksi tahu



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more