17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . ´╗┐Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |   09:00 . Ponpes Langitan Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Tambah Dua Perempuan Positif, Kasus Corona di Tuban Belum Berhenti   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 19 March 2020 16:00

Mantan Kades Rahayu Dibui, Diduga Rugikan Keuangan Desa Rp267 Juta

Mantan Kades Rahayu Dibui, Diduga Rugikan Keuangan Desa Rp267 Juta



Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Mantan Kepala Desa (Kades) Rahayu, Kecamatan Soko, Sukisno dibui di Lapas Tuban, karena telah disangka merugikan keuangan desa sebesar Rp267.464.197.

Penahanan selama 20 hari sampai 4 April 2020, dilakukan setelah Jaksa Penuntun Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) menerima tersangka dan berkas dari Polres Tuban pada Senin (16/3/2020) pukul 12.00 WIB..

Kasintel Kejari Tuban, Windhu Sugiarto menjelaskan, di tahun 2017 sampai 2018 terdakwa Kades Rahayu juga sekaligus pemegang kekuasaan pengelolaan desa melakukan pembangunan dan pemberdayaan desa dari Pendapatan Asli Desa (PAD).

Selain itu, pendapatan transfer yaitu Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), yang mengakibatkan pengeluaran beban APBDesa Rahayu tahun 2017 sampai 2018 dengan kerugian lebih dari 267 juta rupiah.

Mantan Kades Rahayu ini diduga melanggar pasal kesatu primair pasal (2) ayat 1 UU nomor 31 2009, sebagaimana telah diubah dengan UU no. 20 tahun 2001 tentang perubahan UU no. 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah UU no. 21 tahun 2001.

"Penahanan terhadap tersangka dilakukan atas surat perintah penahanan Kepala Kejari no. Pint-44/M.5.33.4/Ft.1/03/2020. Tersangka kemudian menandatangi berita acara pelaksanaan perintah penahanan," terang mantan Kasintel Kejari Lamongan kepada blokTuban.com, Kamis (19/3/2020).

Windhu sapaan akrabnya menambahkan, terdakwa didampingi penasehat hukumnya M. Sholeh dan jaksa penyidik dibawa menuju Lapas. "Apabila surat dakwaan sudah siap maka segera kita limpahkan ke pengadilan Tipikor Surabaya," pungkasnya. [ali/ito]




* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kades, rahayu, tuban, soko



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more