16:00 . Air di Cepokorejo Payau, Wabup Akan Kaji Sebabnya   |   15:00 . Tunjukkan Kreatifitasmu di Lomba Video Film Pendek   |   14:00 . Lomba Foto 9 Tahun bB, ini Syarat dan Ketentuannya   |   13:00 . Masih Dibuka, Yuk Ikuti Lomba 9 Tahun bB   |   12:00 . Percepat Kilang GRR, Lahan di 6 Desa Jadi Calon Pengganti TKD Wadung   |   10:00 . Ada 16 Catatan Rekomendasi Andalalin Kilang GRR Tuban   |   09:00 . Ber-KTP Tuban Bojonegoro, Bambang Joko Santoso Ditetapkan Tersangka   |   08:00 . TPPI Serahkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu   |   07:00 . Banyak Kehamilan Terjadi di Tengah Pandemi, Apa Kata Dokter?   |   21:00 . Kompetisi Sobat Bumi Pertamina Berhadiah Rp900 Juta   |   20:00 . Seorang Pemotor Asal Surabaya Meninggal, Anak yang Dibonceng Selamat   |   19:00 . Ratusan Warga Cepokorejo Minta Tambak Udang Tak Berizin Ditutup   |   18:00 . Kuasa Hukum Terduga Korupsi BPNT Keberatan Pernyataan Bupati   |   17:00 . Peduli Pesantren, TPPI Sumbang 3.000 Masker dan Alat Penunjang Tatanan Hidup Baru   |   15:00 . Bupati Isyaratkan Pembatasan Santri di Ponpes   |  
Fri, 03 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 17 March 2020 20:00

Banyak Wisata Ditutup, Pengusaha Travel Wisata Batal Terima Pesanan

Banyak Wisata Ditutup, Pengusaha Travel Wisata Batal Terima Pesanan Para pengunjung wisata beserta crew travel disemprot cairan steril di area wisata Jogja

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com -  Akibat banyaknya wisata yang ditutup untuk pencegahan persebaran virus Covid-19 berdampak pada manajemen para pengusaha travel pariwisata. Sebab, jadwal dan pemesanan yang telah disepakati sebelumnya, terpaksa dibatalkan dan gagal dapat pesanan.

"Area Jogja, juga wilayah Jawa Tengah, area wisatanya sudah mulai ditutup sementara," kata Susilo, salah satu sopir bus pariwisata yang sering melayani pesanan daerah Tuban dan sekitarnya, Selasa (17/3/2020).

Ditambahkan lagi, penutupan sementara kawasan wisata domestik Jawa, seperti Yogyakarta, Semarang, Solo dan sekitarnya, telah disampaikan pada crew travel dan manajemen pariwisata pada Senin (16/3/2020) kemarin.

Hal itu juga diselipkan dengan kegiatan sterilisasi kepada para pengunjung saat datang pada titik lokasi wisata. Mulai dari pemeriksaan suhu badan, hingga penyemprotan cairan steril pada para pengunjung.

"Jadinya ya mau nggak mau harus gagal job di tanggal tertentu bulan Maret ini. Semoga lekas ada kabar baiknya saja," lengkap lelaki yang akrab disapa Ambon itu.

Hal senada juga dipaparkan Aris. Sebagai tenaga Tour Leader (TL), ia mengaku cukup bimbang atas aturan Pemerintah terkait penutupan sementara wisata domestik Jawa. Sebab, sekitar 3 job travel yang ia terima terpaksa diundur karena alasan keamanan lebih diketati.

"Ya nggak masalah sih, kan demi keamanan pengunjung dan pelanggan kita. Solusinya ya undur waktu. Itupun kalau pelanggan mau," kata lelaki asal Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko itu. [feb/col]



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Corona, Wisata, travel



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more