19:00 . MPC Pemuda Pancasila Tuban Siap Kawal Pemungutan Suara   |   15:00 . Hujan Deras 9 Desa di 3 Kecamatan Banjir   |   12:00 . Ajak Warga Singgahan Disiplin Terapkan Pola Hidup Baru   |   09:00 . Operasi Sukowati Field Menuju Zero Emisi   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 16 March 2020 10:00

Sudah Sebulan Masker di Tuban Langka, Disusul Karbol Pembersih Lantai

Sudah Sebulan Masker di Tuban Langka, Disusul Karbol Pembersih Lantai

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein menyebut, sebulan terakhir pasokan masker di Bumi Wali langka. Saat ini kelangkaan disusul karbol pembersih lantai.

Data tersebut diungkap setelah rapat terbatas bersama Forkopimda di ruang rapat Setda lantai 1, menyikapi dampak Virus Corona (Covid-19), Senin (16/3/2020).

"Sebulan masker sudah langka, tapi penanganan bukan hanya masker," terang Wabup dua periode kepada blokTuban.com.

Masker sendiri, lanjut politisi asal Rengel, sebenarnya digunakan bagi mereka yang sakit. Utamanya bagi yang flu, batuk, pilek. Tapi untuk masyarakat umum yang sehat tidak perlu masker.

Pemkab sendiri sedang berupaya mengadakan masker, tapi ada alternatif lain. Kalau di apotek tidak bisa, di RSUD juga bisa. Misal kalau ada kunjungan di rumah sakit, minimal disediakan masker di depannya.

"Rumah sakit tak boleh jual masker. Ini problemnya," tegas Ketua DPC PKB ini.

Untuk karbol pembersih lantai juga minim pasokan. Noor Nahar yang juga takmir Masjid Agung, ingin membeli karbol di RSUD tapi sistemnya dipihak tigakan.

Ke depan untuk pusat informasi akan satu pintu di Dinas Kesehatan. Tujuannya meminimalisir disinformasi dan hoaks terkait virus Covid19. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : corona, masker, virus



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more