20:00 . Tukang Becak Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tingkatan Ekonomi Nelayan, Pertamina EP Latih Kelompok Usaha Perempuan   |   18:00 . Bangkitkan Semangat Teater, Komunitas Teater Tuban Gelar Pementasan   |   17:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   16:00 . Pemkab Tuban Raih Opini WTP dari BPK   |   15:00 . Pemkab Pertahankan LPPD Kemendagri   |   11:00 . Nasi Pindang Bungkus Daun Jati Khas Pesisir   |   10:00 . Razia Warung, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Arak dan Anggur Kolesom   |   09:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |   08:00 . Margaluyu 151 Merapat ke Setia Negara   |   07:00 . 9 Cara Terbaik untuk Kontrol Kemarahan   |   20:00 . Begini Proses Evakuasi Jenazah Tukang Becak Yang Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tukang Becak Asal Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Mendadak   |   18:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |   17:00 . Pantai Panduri Tasikharjo Dibuka, Pertamina Harapkan Masyarakat Berdaya   |  
Mon, 19 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 11 March 2020 09:00

Belanja Alat Kesehatan Senilai Rp 6,5 Miliar Batal

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - RSUD Dr. R. Koesma Tuban di tahun 2019 merencanakan belanja alat kesehatan sebesar Rp 10.244.124.160. Tapi sampai akhir tahun, miliaran anggaran dari pajak rokok tersebut hanya terserap Rp3.723.723.319 atau 36,35 persen, Rabu (11/3/2020).

Dengan demikian, Rp 6.520.400.841 untuk belanja alat kesehatan batal. Direktur RSUD Koesma, Saiful Hadi menjelaskan, alas an batalnya pengadaan alat kesehatan itu karena rendahnya alat-alat kesehatan. Dengan E katalog sesuai dengan merk dan peruntukannya penyedia turun tayang.

"Sehingga tidak jadi memesan," terang dokter Saiful kepada blokTuban.com. 

Berikutnya anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut, lanjut mantan Kepala Dinkes ada perubahan nilainya diakhir tahun (ada tambahan diakhir tahun).

 Ada dua sebab, yaitu tambahan dana DAK dari pusat di trimester IV, dan penyedia barang turun tayang di E katalog, sehingga tidak jadi pesan. 

Kendati tidak terserap 100 persen, kata dokter Saiful tidak terlalu mengganggu, karena alat lama masih ada. Selain itu, yang dipesan ini adalah alat dengan teknologi yang baru. 

Selain pajak rokok, sumber pembelian alat kesehatan RSUD Koesma di 2019 juga dari bantuan keuangan provinsi. Dianggarkan Rp25.099.878.000 dan terealisasi 95,15 persen atau Rp23.882.456.866. 

Terakhir bersumber dari DAK. Dianggarkan Rp10.254.359.600 dan terealisasi 94,48 persen atau Rp9.687.891.814. [ali/ono]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : belanjaalatkesehatanbatal, rsudtuban, sruddrrkoesma



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more